Berita Batanghari

Izin PT DMP Bisa Dicabut, di Pemayung, Batanghari, Juga Ada 2 Perusahaan yang Izinnya Bermasalah

Izin PT DMP Bisa Dicabut, di Pemayung, Batanghari, Juga Ada 2 Perusahaan yang Izinnya Bermasalah

Izin PT DMP Bisa Dicabut, di Pemayung, Batanghari, Juga Ada 2 Perusahaan yang Izinnya Bermasalah
Tribunjambi/Rian Aidilfi
DLH Provinsi Jambi menutup pembuangan limbah cair PKS milik PT eli Muda Perkasa di Batanghari. Izin PT DMP Bisa Dicabut, di Pemayung, Batanghari, Juga Ada 2 Perusahaan yang Izinnya Bermasalah 

Izin PT DMP Bisa Dicabut, di Pemayung, Batanghari, Juga Ada 2 Perusahaan yang Izinnya Bermasalah

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Pasca penutupan saluran limbah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Deli Muda Perkasa (DMP) oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batanghari pada 10 Juli 2019 lalu, ternyata bukan hanya Bupati Batanghari yang berang terkait hal tersebut.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Batanghari pun, turut ambil sikap. Ini disampaikan oleh Kepala DPMPTSP, Rijaludin

Ia mengatakan pihaknya akan mencabut izin perusahaan jika menyalahgunakan perizinan.

"Iya, pihak kami akan ambil sikap. Izin bisa kita cabut," tegasnya, Senin (5/8/2019).

Baca: PKS PT DMP Tetap Beroperasi, Meski Saluran Limbah Ditutup DLH Batanghari, Ini Alasan Perusahaan

Baca: Anggaran Terbatas, 163 Ruas Jalan di Kabupaten Batanghari, Belum Bersertifikat

Baca: 31 Kepala OPD di Pemprov Jambi Bakal Dilakukan Job Fit, Sudah Ditandatangani Gubernur

Bagi perusahaan yang legalitasnya sudah lengkap, kata Rijaludin, jika di lapangan ditemukan pelanggaran, maka izin perusahaan yang dimaksud bisa dicabut.

"Apabila dilapangan terjadi, katakanlah melaksanakan tidak sesuai dengan aturan yang berlaku, menyalahgunakan perizinan. Walaupun izinnya lengkap, bisa dicabut lagi," jelasnya.

Untuk itu, proses pencabutan izin mesti adanya rekomendasi dari instansi terkait dalam hal ini DLH Batanghari.

"Kepada instansi teknisnya diminta untuk melaporkan kepada kami. Dan, kalau ada rekomendasi dari teknisnya. Maka izin bisa kita cabut," ujarnya.

Dia menambahkan, sejauh ini, ada dua perusahaan lagi yang bermasalah terkait perizinan.

Halaman
12
Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved