Siapa Rosmini Sampai Jadi Perhatian Media, JPU Kejari Batanghari Harus Periksa Berkas Dua Kali

Rosmini diamankan oleh Satresnarkoba Polres Batanghari pada 15 Mei 2019. Dia diamankan bersama suaminya bernama Jumanto.

Siapa Rosmini Sampai Jadi Perhatian Media, JPU Kejari Batanghari Harus Periksa Berkas Dua Kali

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Batanghari telah menerima berkas perkara tahap pertama kasus penyalahgunaan narkotika atas nama tersangka Rosmini warga Kecamatan Tembesi, Kabupaten Batanghari, belum lama ini.

Jaksa Penuntut Umum Kejari Batanghari, Vanda Satriadi Pradipta, saat dikonfirmasi mengatakan, saat ini pihaknya masih meneliti kelengkapan berkas yang dilimpahkan oleh penyidik Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Batanghari pada Kamis (25/7) lalu.

Dikatakan Vanda bahwa sebelumnya, pihaknya sempat melakukan pengembalian berkas untuk dilengkapi kembali (P19) lantaran ada unsur-unsur yang kurang.

"Sekarang berkas itu sudah kita terima dan sedang kita teliti. Kita punya waktu 14 hari terhitung dari penyerahan berkas seminggu yang lalu. Jika lengkap, maka kata Vanda, bisa dinyatakan lengkap atau P21," sebutnya.

Baca: Jalin Kerjasama, PT EBN Sepakati Aturan Main Pemkot Jambi soal Pasar Angso Duo

Baca: Berharap Pabrik Santan Kara Jadi Solusi Petani Kelapa di Tanjab Timur

Baca: Mengenang Agung Hercules yang Meninggal Dunia, Kenapa Agung Gunakan Hercules Untuk Namanya?

Baca: Innalillahi Agung Hercules Meninggal Kanker Otak, Kenali 7 Gejalanya, Ada yang Seperti Mata Minus

Baca: Sebelum Meninggal, Agung Hercules Kangen Lakukan Hal Ini, Namun Dilarang oleh Dokter serta Istri

Vanda menyebutkan, kekurangan dari pelimpahan berkas yang lalu yakni ada unsur pasal yang kurang atau tidak tercantum dalam berkas.

"Kemarin syarat yang kurang adalah unsur pasal belum lengkap yang merupakan unsur formil dan materilnya," jelasnya.

Untuk diketahui, tersangka Rosmini disangkakan pasal 114 ayat 1 subsider 112 ayat 1 jo 127 ayat 1 huruf (a), UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukumannya bisa hingga 15 tahun kurungan penjara.

Diberitakan sebelumnya, dalam kasus ini Rosmini diamankan oleh Satresnarkoba Polres Batanghari pada 15 Mei 2019. Dia diamankan bersama suaminya bernama Jumanto di depan Mapolsek Bajubang hendak menuju Tempino.

Dari penggeledahan, pun ikut diamankan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 2 gram dari tangan Rosmini yang disimpan di dalam tempat make up miliknya.

Namun, satu di antara pelaku, yakni Jumanto suami dari Rosmini dibebaskan setelah diduga memberikan sejumlah uang kepada penyidik. Sementara, istrinya masih mendekam di jeruji besi.

Dari informasi yang didapat dari sumber yang tak ingin disebutkan namanya, Jumanto menyerahkan uang sebesar Rp 120 juta agar ia dan istrinya bebas. Namun ternyata hanya Jumanto yang dibebaskan.

Sementara, Kasat Narkoba Polres Batanghari, Iptu David R Yudhistira, saat dikonfirmasi, Senin (3/5) di ruang kerjanya membantah adanya pemberian sejumlah uang yang diberikan kepada pihaknya untuk melepaskan pasutri tersebut.

Baca: Ibu Lindungi Bayinya Agar Tak Terhimpit Mobil Truk, Tolong Selamatkan Anak Saya

Baca: Rakor Pengendalian Karhutla, Wabup Muarojambi Minta Petugas Inventarisir Kendala di Lapangan

Baca: Pemkab Tanjab Barat Canangkan Bulan Pelayanan Serengkuh Dayung, Serentak ke Tujuan

Baca: Dipersidangan Prada DP yang Bunuh dan Mutilasi Vera Oktaria, Muncul Nama Serli, Siapa Wanita Itu?

"Itu tidak benar. Sama sekali tidak ada. Kan laporan Rosmini itu lanjut. Sekarang sudah masuk tahap penyidikan berkas. Habis lebaran kita pelimpahan tahap satu," tuturnya singkat. (*)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved