Sejarah Indonesia

Permalukan Soeharto saat Jadi Tentara, 3 Nasib Jenderal TNI Ini Berakhir Tragis, 1 Korban Penculikan

Permalukan Soeharto saat Jadi Tentara, 3 Nasib Jenderal TNI Ini Berakhir Tragis, 1 Korban Penculikan

Permalukan Soeharto saat Jadi Tentara, 3 Nasib Jenderal TNI Ini Berakhir Tragis, 1 Korban Penculikan
ist
Pak Harto 

Ahmad Yani tewas sementara AH Nasution berhasil melarikan diri.

Jenderal Abdul Haris Nasution dan Mayor Jenderal Soeharto berdoa di depan peti jenazah almarhum Jenderal Sutojo (kompas)
Jenderal Abdul Haris Nasution dan Mayor Jenderal Soeharto berdoa di depan peti jenazah almarhum Jenderal Sutojo (kompas) 

Baca Juga:

Rugikan Negara Rp3,1 Miliar, Direktur PT JJM Divonis 3 Tahun Penjara dan Denda Rp 6,2 Milyar

Penampakan Video War Room BPN Kubu 02, Karena Diterpa Isu Tak Blak-blakan soal Klaim Kemenangan

Promo Anniversary Ke-8 Mitra Bangunan, Potongan Harga Besar-besaran

Pelunasan BPIHB Tahap II di Tutup, 8 Orang CJH Provinsi Jambi Belum Melakukan Pelunasan BPIH

Namun Nasution harus kehilangan putrinya Ade Irma Suryani.

Nasution masih hidup hingga tahun 2000.

Selepas menjadi Ketua MPRS dan melantik Soeharto sebagai presiden ke-2 kariernya meredup.

Di orde baru Nasution nyaris tak kebagian peran mengurus negara.

Yang terjadi malah ia dicekal orde baru.

Nasution juga tidak boleh muncul dalam acara kenegaraan dimana ada Presiden Soeharto.

Bahkan sampai urusan mobil Holden Priemer tua lungsuran dari Hankam yang dipakai Nasution sehari-hari ikut ditarik dari kediamannya.

Sebuah cerita di penghujung hayatnya malah membuat banyak orang bersedih.

Kabarnya ia tak mewariskan kekayaan materi pada keluarganya, kecuali kekayaan pengalaman perjuangan dan idealisme.

Halaman
1234
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved