Pemilu 2019

Lembaga Surveinya Minta Dibubarkan Karena Tidak Dipercaya oleh Kubu 01 dan Kubu 02, Ini Alasannya

Lembaga Surveinya Minta Dibubarkan Karena Tidak Dipercaya oleh Kubu 01 dan Kubu 02, Ini Alasannya

Lembaga Surveinya Minta Dibubarkan Karena Tidak Dipercaya oleh Kubu 01 dan Kubu 02, Ini Alasannya
antarafoto
Jokowi dan Prabowo 

Total sebanyak 10 juta lebih menjatuhkan pilihan untuk Jokowi-Ma'ruf atau 63 persen.

Data sementara yang dibeberkan oleh PDIP berkaitan dengan klaim pihak Prabowo-Sandiaga tentang kemenangannya pada Pilpres 2019.

Dikutip dari channel YouTube tvOneNews, Jumat (19/4/2019), PDI-Perjuangan melakukan konferensi pers untuk membuka data sementara perolehan suara Jokowi-Amin dan Prabowo-Sandi.

Dalam konferensi pers tersebut, PDI-Perjuangan menjelaskan hasil perhitungan suara yang dilakukan oleh tim saksi PDIP.

Baca Juga:

DPRD Tanjab Barat Desak Pemprov Jambi Tuntaskan Pembangunan Jalan Teluk Nilau -Tebing Tinggi

DITAGIH Janji Potong Leher Setelah Prabowo Ungguli Jokowi di Madura, Jawaban La Nyalla Mengejutkan

Ternyata Karena Alasan Ini Warga Tanjab Barat Ikut Desak Pemprov Jambi Bangunan Jalan Teluk Nilau

Kabar Terkini Kangen Band, Setelah Ditinggal Babang Tamvan Alias Andika Mahesa Berkarir Solo

Data tersebut diambil dari lebih dari 10 juta suara yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dari data yang diperoleh PDI-Perjuangan, didapatkan perolehan suara sementara pada pukul 14.04 WIB, pasangan Jokowi-Ma'ruf mendapatkan suara 63 % sementara pasangan Prabowo-Sandi mendapatkan perolehan suara sementara 37 %.

Sementara itu, dikutip dari Tribunnews.com, Sekretaris Jenderal PDI-Perjuangan Harto Kristiyanto meminta Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, membuka transparasi data kemenangan yang menjadi dasar mereka.

Dikatakan oleh Hasto, publik harus tahu data sebenarnya dari klaim kemenangan yang dibuat oleh pihak BPN.

"Ini bagian transparansi ke publik. Terlalu bahaya untuk urusan strategis, kalau isinya main klaim. Tiga kali yang diumumkan Prabowo itu, datanya berbeda-beda. Tapi, katanya semua sudah fix," ujar Hasto Jumat (19/4/2019).

Baca: KEJAHATAN Sadis Istri 21 Tahun Silam Terkuak, Setelah Suami Temukan Tengkorak di Halaman Rumah

Menanggapi hal tersebut, hasil konferensi pers dan data yang perolehan suara yang dilakukan oleh PDI-P dikatakan oleh Hasto adalah hasil yang benar dan siap diaudit.

"Kalau KPU mau membandingkan antara data kami dengan Gerindra, BPN kami juga siap untuk dicek sistemnya, ahli IT, data-data masuk, dokumen C1 bisa saja dicek secara random, kan bisa dilakukan cek," kata Hasto.

Hasto mengungkapkan, PDI-Perjuangan sudah mendapatkan data perolehan suara dari 10.692.923 pemilih yakni sekitar 7,3 persen dari total suara.

Halaman
123
Editor: ekoprasetyo
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved