Rencanakan Bangun Tiga Jembatan, Cek Endra Ingin PT Semen Baturaja Cepat Beroperasi di Sarolangun
Bupati Cek Endra serius mendukung dan mendorong, agar pembangunan pabrik PT Semen Batu Raja bisa cepat beroperasi di Kabupaten Sarolangun.
Penulis: Wahyu Herliyanto | Editor: Teguh Suprayitno
Kita ketahui beberapa lokasi sebagian besar adalah bukit bebatuan. Selama ini kita sosialisasi seputaran langkah pembanguan pabrik dan apa dampaknya kepada masyarakat baik dari segi ekonomi, lingkungan dan sosial. Dan masyarakat Kecamatan Limun saat ini sedang menunggu kapan akan dibangun, karena ini BUMN tentu ada aturan yang mengikat.
"Amdal tinggal finishing saja, sekarang sudah sidang terakhir, menjelang bulan Juni ini sudah selesai,” katanya.
Sementara, Direktur Utama PT Semen Batu Raja yang baru yaitu Jobi Triananda Hasyim mengaku jika tidak ada halangan, pihaknya menyebut seluruh proses dari awal hingga beroperasinya pabrik akan segera dilaksanakan mengingat memang membutuhkan waktu cukup panjang.
Ia memperkirakan seluruh proses awal administrasi dapat diselesaikan pada tahun 2019 ini, sehingga optimis pada tahun berikutnya yaitu 2020 mendatang akan dilakukan peletakan batu pertama pembangunan pabrik semen di Sarolangun.
“Insyaallah tahun depan kita mulai grounbreaking (peletakan batu pertama) tahun berikutnya mulai membangun pabriknya, tahun 2021 peralatan mulai masuk," katanya.
Kita masih bentuk tim bagaimana mengurus perizinan dan tim pembebasan tanah, kami perkirakan nanti sampai puncaknya tahun 2022-2023 pada tahap konstruksi.
"Semester kedua tahun 2024 kita sudah bisa produksi doakan semoga berjalan dengan baik,” katanya.
Selain itu, katanya, konsep pembangunan pabrik semen di Bukit Bulan ini, pihaknya akan menerapkan desain pembangunan pabrik tersebut akan dilakukan dengan konsep peralatan pabrik semen yang efisien, ramah lingkungan, tidak bising bahkan tidak berdebu.
"Ada lebih kurang 3.000 hektare IUP, yang pada tahun ini diperkirakan secara administrasi sudah selesai. Pihak PT Semen Baturaja juga sudah melakukan desain peralatan pabrik, yang harus menyesuaikan kebutuhan pabrik semen yang efisien, ramah lingkungan, tidak bising dan tidak berdebu," ujarnya.
Baca: MEMANAS - India Minta Pakistan Bebaskan Pilot Pesawat Tempur Yang Ditembak Jatuh
Baca: Beda Nasib, Maia Makin Tajir, Ahmad Dhani Dikabarkan Jatuh Miskin, Tak Bisa Nafkahi Mulan
Baca: Hadir di Rakornas TP PKK Rahima: PKK Tingkatkan Sinergitas Dengan Stakeholder Tanggulangi Stunting
Baca: Dua Maskapai Turunkan Harga Hingga 40 %, Jakarta-Palembang Kini Mulai Rp 600 Ribuan
Disamping itu, katanya berdasarkan survei yang dilakukan pada lokasi pabrik ini memiliki cadangan sumber daya alam berupa batu kapur yang besar sebagai bahan baku semen, ditambah lagi cadangan batu bara yang cukup besar. Tidak semua provinsi di Sumatera memiliki dua kombinasi itu.