Banyak Dialog Dan Kritik Tentang Akal Sehat dan Filsafat, Rocky Gerung : Tangan Kiri Gue Gatal

Selain soal Fiksi, kini juga ramai dialog soal akal sehat yang kerap dia sampaikan di lini masa twitter atau di televisi.

Banyak Dialog Dan Kritik Tentang Akal Sehat dan Filsafat, Rocky Gerung : Tangan Kiri Gue Gatal
Twitter @anton_barak
Boni Hargen Kiri dan Rocky Gerung Kanan 

namun ada yang menarik dari dialog ini, karena tidak mengundang Rocky Gerung yang dianggap akan menjadi objek kritik.

Seperti akun Twitter @Zara Zettira ZR menyebutkan Membicarakan gagasan Orang tapi si empunya gagasan ga diundang? Hehehe jual nama Rocky doang dong buat acaranya

Menanggapi ini, Rocky mengatakan tangan kiri gue gatal ucapnya di twitter

Selain dialog juga ada tulisan kritikan yang disampaikan teman akrabnya sendiri Rizal Mallarangeng

Dikutip dari TribunKaltim.co Tulisan Koordinator Nasional Relawan Golkar Jokowi (Gojo) Rizal Mallarangeng di Qureta.com sehari lalu yang berjudul “Rocky Gerung, Kembang, dan Bowoisme” mendapat komentar luas di medsos.

Rizal Mallarangeng mengatakan tulisannya itu merupakan kritik untuk Rocky Gerung, sahabatnya yang juga akademisi dan selama ini dikenal dengan jargon "akal sehat".

"Saya bersahabat dengan Rocky sejak tahun 1980-an. Kami adalah aktivis mahasiswa di puncak otoritarianisme Orba. Kenapa saya kritik dia dengan tulisan? Untuk mengingatkan dia. Dan juga, kaum intelektual tidak dinilai dari omongannya tapi dari tulisannya. Kalau perdebatan secara tertulis, pendapat jadi lebih sistematis dan mendalam," kata Rizal Mallarangeng kepada wartawan di Jakarta, Selasa (12/2/2019).
Dalam tulisannya, Rizal Mallarangeng menilai Rocky Gerung tidak berimbang dalam menyajikan fakta-fakta tentang capres Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

"Ada keberpihakan, Rocky condong ke Prabowo dan berbagai uraiannya sudah menjadi semacam mono-kritik terhadap Jokowi," kata Rizal Mallarangeng.
Sejatinya, akademisi yang menjadikan akal sehat sebagai konsep perjuangan, harus menimbang fakta dan argumen, serta mengarahkan 'pedangnya' kepada semua pihak di ruang publik tanpa terkecuali.

"Penguasa bisa benar bisa salah, demikian pula kaum oposisi," ujarnya.

Masih dalam kritiknya, menurut Rizal Mallarangeng, Rocky Gerung seharusnya tidak membedakan Prabowo dan Jokowi, atau berlindung di balik argumen bahwa seorang akademisi harus selalu mengkritik kekuasaan.

Baca: Lowongan Kerja PT KAI Buka Rekrutmen Masinis untuk Lulusan SMA/SMK, Begini Syarat dan Cara Daftar

Baca: Ahok Gabung PDIP, Tapi Ditolak Gabung Tim Kampanye Nasional Jokowi Maruf

Baca: Uang Perjalanan Dinas Anggota DPRD Kota Jambi Puluhan Miliar, Segini yang Dikantongi per Hari

Halaman
123
Penulis: andika arnoldy
Editor: andika arnoldy
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved