Razia Resto & Cafe, Tim Terpadu Kota Jambi Temukan Banyak Pelanggaran

Tim terpadu terdiri dari Satpol PP, BPPRD, DPMPTSP dan Disperindag Kota Jambi mendatangi sejumlah tempat hiburan dan restoran.

Razia Resto & Cafe, Tim Terpadu Kota Jambi Temukan Banyak Pelanggaran
Tribunjambi/Rohmayana
Tim Terpadu melakukan razia di beberapa restoran di Kota Jambi. Tim terpadu menemukan beberapa resto menjual minuman beralkohol. 

Laporan wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI -Tim terpadu Pemerintah Kota Jambi melakukan penertiban tempat hiburan dan resto di Kota Jambi, Senin malam (4/2). Tim yang terdiri dari Satpol PP, BPPRD, DPMPTSP dan Disperindag Kota Jambi mendatangi sejumlah tempat hiburan dan restoran.

Di antaranya Fellas, Kolega, Clasio dan Cafe Resto Sahabat. Tempat tersebut hanya diberi izin cafe dan resto dari Pemerintah Kota Jambi, namun sebagian dari mereka menjalankan operasional PUB dan BAR.

Tim terpadu Pemkot Jambi menemukan beberapa fakta, ternyata di Fellass sudah beberapa bulan terakhir tidak bayar pajak. Tapping Box di Fellas sudah terpasang, namun tidak berjalan, laporan pajaknya tidak ada.

“Di sana kita sita minol 39 botol yang alkoholnya di atas 5 persen. Mereka memang mengantongi SKPLA dari kementrian yang hanya boleh jual minol dibawah 5 persen,” kata Said Faisal, Kepala Bidang Penegak Perda Satpol PP Kota Jambi.

Baca: Tangkapan Ikan Sungai Menurun, DKP Jambi Tuding Gara-gara PETI

Baca: Herman Teriak Maling, Andini Lalu Dikepung Warga yang Hendak Salat Subuh

Baca: VIDEO: Live Streaming Barcelona vs Real Madrid, Leg 1 Semifinal Copa del Rey, Pukul 03.00 Pagi Ini

Baca: VIDEO: Delon Membuat Gala Dinner Tahun Baru Imlek di Aston Hotel Jambi Heboh

Baca: Direlokasi ke Pasar Aurduri Baru, Pedagang: Ini Bukan Memecah Masalah, Tapi Nambah Masalah

Atas temuan tersebut kata Said, tim masih melakukan pengkajian operasional Fellas. Besar kemungkinan Pemerintah Kota Jambi akan merekomendasikan kepada Pemerintah Pusat untuk mencabut SKPLA yang telah dikeluarkan.

“Tim masih mengakaji untuk operasional Fellas, karena memang berdekatan dengan Masjid. Ini bertentangan dengan Perda. Saat ini kita lakukan pengawasan,” imbuh Said.

Setelah SKPLAnya dicabut, baru nantinya Pemkot Jambi akan mengambil tindakan ketika Fellas masih menjual minol.

Sementara untuk Resto Sahabat di kawasan Rajawali sebut Said, juga ada masalah. Mereka beroperasi bertentangan dengan izin. Yang dikatongi adalah izin resto, namun fakta di lapangan operasionalnya PUB.

“Di Sahabat memang tidak ada sama sekali aktivitas resto, di Fellas masih ada aktivitas resto, Resto Sahabat memang sudah tutup karena permasalahan ini,” sebutnya.

Halaman
12
Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved