Apa Benar Konsumsi Air Rebusan Mi Instan Berbahaya Bagi Tubuh? Ahli Gizi Ini Berkata Lain
Seluruh masyarakat di penjuru dunia setidaknya mengonsumsi 102,7 miliar porsi mi instan dalam jangka waktu satu tahun.
Apa Benar Konsumsi Air Rebusan Mi Instan Berbahaya Bagi Tubuh? Ahli Gizi Ini Berkata Lain, Simak Penjelasannya
TRIBUNJAMBI.COM - Indonesia merupakan negara pengonsumsi mi instan tertinggi setelah China.
Laporan tersebut diterbitkan oleh World Instan Noodles Association pada akhir tahun 2017.
Seluruh masyarakat di penjuru dunia setidaknya mengonsumsi 102,7 miliar porsi mi instan dalam jangka waktu satu tahun.
Hal tersebut terjadi karena mi instan merupakan makanan cepat saji yang praktis dan juga enak.
Selain itu, harganya juga terjangkau sehingga dapat menekan pengeluaran apalagi waktu akhir bulan.
Tetapi, beberapa penelitian telah mengatakan tentang bahaya mi instan.
Baca: VIDEO: APK Dirusak, Caleg PAN Dapil III Bungo, Buat Laporan ke Bawaslu
Baca: Jadi DPO Polres Tebo, Dua Bandar Sabu Ini Berhasil Diringkus di Rimbo Bujang
Baca: Tuntut Agar Judi Berkedok Pasar Malam dan Prostitusi Panti Pijat Tradisional di Bungo Ditindak
menurut ahli gizi Graha Amerta RSU Dr Soetomo, Eko Dwi Martini, air rebusan mi instan tidak boleh dikonsumsi.
Pada masyarakat, lapisan terluar mi instan mengandung lilin yang berbahaya bagi tubuh.
"Itu yang salah kaprah. Lilin yang digunakan pada mi adalah lilin makanan yang tidak berbahaya bagi tubuh," jelas Eko Dwi Martini, Rabu (9/1/2019).
Membuang air rebusan mi instan, tutur Eko Dwi Martini, malah dapat menghilangkan vitamin B.
"Pada mi instan, ada vitamin B yang berada di lapisan luar," jelas.
"Kalau membuat mi terus kita buang airnya, vitamin B nya juga hilang," lanjut Eko Dwi Martini.
Padahal vitamin B juga bermanfaat bagi tubuh.
Itulah penjelasan dari ahli gizi Graha Amerta RSU Dr Soetomo.
Dilansir dari healthline.com, mi instan memiliki kandungan monosodiun glutamat (MSG) yang dapat membahayakan kesehatan otak.
Baca: Tukang Cukur Langganan Hotman Paris sudah Puluhan Tahun, Ungkap Bayaran Sekali Potong Rambut
Baca: PAN Ngotot Kadernya Jadi Wagub, Nama Ratu Munawaroh Ibu Tiri Zumi Zola Mencuat, Ini Kata Fachrori
Baca: PAN Ngotot Kadernya Jadi Wagub, Nama Ratu Munawaroh Ibu Tiri Zumi Zola Mencuat, Ini Kata Fachrori
Bahkan, beberapa orang yang mengonsumsinya dalam intensitas yang terlalu sering akan mengakibatkan gejala seperti sakit kepala, mati rasa di beberapa bagian tubuh, dan juga kesemutan.
Lalu bagaimana cara mengonsumsi mi instan agar kita tetap dapat menikmati kenikmatan mi instan tanpa harus merasakan risiko dan berbagai bahayanya?
1. Membuang air rebusan
Mi instan kuah memang lebih nikmat jika disajikan bersama air rebusan awalnya, kaldunya akan terasa lebih meresap.
Tetapi jika ingin terhindar dari bahaya, kita harus membuang air rebusan pertama dan mengganti mi instan kuah dengan air rebusan baru.
Kekeruhan yang meninggalkan rasa sedap di rebusan air pertama ini tidak sehat karena adanya percampuran minyak, air, dan juga zat pengawet yang ada di dalam mi instan.
Baca: Pangkalan Gas LPG 3 Kg Bersubsidi di Kecamatan Muara Sabak Barat Ketahuan Nakal, Diproses Polisi
Baca: 7 Fakta Menarik Christopher Columbus, Penjelajah Penemu Benua Amerika
Baca: Keris yang Ditempa Tujuh Jumat Ini Membuat Rangkayo Hitam Sakti Mandraguna, Begini Kisahnya
2. Kurangi bumbu
Setiap mi instan memiliki jumlah bumbu yang berbeda-beda, namun telah disesuaikan dengan banyaknya jumlah mi instan.
Tetapi bumbu mi instan sangat mengkhawatirkan kesehatan karena MSG ada di dalamnya.
Maka sebaiknya jika ingin memasak mi instan, sebaiknya kurangi bumbu yang ada di dalam bungkus.
Ganti dengan bumbu home made atau buatan sendiri.
Caranya mudah, beri sedikit garam, bawang putih, bawang merah, lada, dan ketumbar yang sudah di haluskan.
Itu akan jauh lebih menyehatkan daripada makan hanya dengan bumbu bawaannya saja.
Baca: Andalkan Pemain Lokal di Gubernur Cup 2019, Laskar Samudera Tanjung Jabung Timur Pede Ladeni Tebo
Baca: Keris yang Ditempa Tujuh Jumat Ini Membuat Rangkayo Hitam Sakti Mandraguna, Begini Kisahnya
3. Tambahkan sayuran, daging, atau telur
Iklan yang paling menggiurkan dari memasak mi instan adalah daging, telur dan sayur-sayurannya.
Namun, hal tersebut justru sering dilupakan oleh konsumen.
Ternyata mencoba memasak mi instan seperti di iklan tidak ada salahnya.
antara sayur, daging, atau telur akan melengkapi nutrisi yang tidak ada di dalam mie instan.
Jadi selain eye catching, mi instan yang kita konsumsi akan lebih sehat.