Tuntut Agar Judi Berkedok Pasar Malam dan Prostitusi Panti Pijat Tradisional di Bungo Ditindak

Demonstrasi Gerakan Suara Rakyat di depan DPRD Bungo pada Rabu (9/1/2019) membawa dua tuntutan untuk DPRD Bungo.

Tuntut Agar Judi Berkedok Pasar Malam dan Prostitusi Panti Pijat Tradisional di Bungo Ditindak
tribunjambi/herupitra
Ilustrasi: Pjs Bupati Merangin, Husairi pimpin razia pekat, Senin (26/3/2018) malam. Razia dilakukan ke sejumlah warung remang-remang, tempat karaoke, panti pijat dan kos-kosan. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Jaka HB

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Demonstrasi Gerakan Suara Rakyat di depan DPRD Bungo pada Rabu (9/1/2019) membawa dua tuntutan untuk DPRD Bungo.  

Debi Kriswanto salah satu demonstran mengatakan sejak tahun lalu tuntutan mereka tentang penutupan pasar malam dan panti pijat tradisional tidak juga direalisasikan.

Debi mengaitkan hal ini dengan permasalahan pasar malam dan panti pijat sampai sekarang yang dijanjikan ditutup sampai saat ini tidak ada realisasi. 

“Pasar malam yang izinnya untuk hiburan tapi jadi ladang perjudian, dan panti pijat tradisional jadi pijat plus atau tempat prostitusi Itu saya buktikan sendiri, melihat kondisinya di luar,” katanya.

Baca: Gisella Anastasia Geram Disindir Orang Disebut Ingin Cepat-cepat Menjanda, Begini Balasannya

Baca: Tukang Cukur Langganan Hotman Paris sudah Puluhan Tahun, Ungkap Bayaran Sekali Potong Rambut

Baca: PAN Ngotot Kadernya Jadi Wagub, Nama Ratu Munawaroh Ibu Tiri Zumi Zola Mencuat, Ini Kata Fachrori

Terkait dengan tuntutan mahasiswa tentang judi berkedok pasar malam dan prostitusi berkedok panti pijat tradisional Syarkoni Syam selaku wakil Ketua DPRD Bungo mengaku tahun kemarin sudah disampaikan.
 

“Itu berulang, memang kami sadari tangal 7 november 2018 sudah menyampaikan dan kami sudah meneruskan pada pemerintah Kabupaten Bungo. Namun, realisasi sampai saat ini tidak disampaikan pada kami,” katanya.

Demonstran kemudian menginginkan legislatif menyurati eksekutif agar cepat bergerak.

“Hari ini juga kami akan menyurati secara resmi, karena yang diminta kawan kawan surat resmi, selagi memang melanggar perda ya langsung bongkar, cabut izinnya, jangan tiba-tiba menyalahkan DPR,” ungkap Syarkoni yag juga politisi Golkar ini.

Baca: Mantan Mucikari, Robby Abbas Blak-blakan Ungkap Kencan Artis, Banyak yang Minta Tolong Usia 18 Tahun

Baca: Ramalan Zodiak Besok Kamis 10 Januari 2019:Aries Lebih Dekat, Cancer dapat Kejutan

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved