Ingat Brigjen Krishna Murti ? Kabar Mengagumkan Kini Datang dari Jenderal Viral Itu

TRIBUNJAMBI.COM - Ingat Brigjen Krishna Murti mantan Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya?

Editor: ridwan
Fabian Januarius Kuwado
ILUSTRASI--Khrisna Murti saat berfoto bersama fotografer kepresidenan Agus Suparto di Istana Negar 

TRIBUNJAMBI.COM - Ingat Brigjen Krishna Murti mantan Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya?

Satuan Tugas Anti-Mafia Sepakbola Mabes Polri, meringkus Johar Lin Eng di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Kamis (27/12/2018) siang.

Ternyata Johar Lin Eng adalah satu dari 16 anggota Komisi Penyelenggara (Exco) Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI).

Ia tak menyangka polisi menciduknya saat baru turun dari tangga pesawat Citilink QG-122 dari Solo, Jawa Tengah.

Selain anggota Exco, kontraktor proyek-proyek pemerintah ini juga adalah Ketua PSSI Asosiasi Provinsi (Asprov) Jawa Tengah dua periode.

Baca: 5 Armada Baru Trans Siginjai Belum Bisa Beroperasi, Ini Masalah yang Dihadapi Dishub Provinsi Jambi

Alasan penangkapan serius.

Dia dituduh jadi salah satu dalang match fixing atau pengaturan permainan di Liga Indonesia.

Penyidikan polisi kepada Johar Lin Eng, kini juga dikembangkan untuk mendalami keterlibatan jaringan mafia judi sepak bola internasional.

Penangkapan ini kurang sepekan setelah Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, meneken surat perintah pembentukan Tim Satgas Mafia Sepakbola. Surat perintah tugas itu, bernomor 3678 tertanggal 21 Desember 2018.

Satgas terdiri dari 145 orang, personelnya sebagian besar dari Polda Matro Jaya dan Mabes Polri, dan sisanya perwira dan bintara pilihan dari Indonesia.

Baca: Istri Siri Campurkan Racun ke Air Galon Untuk Bunuh Suami, Tapi Gagal Total Karena Ini yang Terjadi

Kepala Biro Provost Divisi Propam Polri Brigadir Jenderal Hendro Pandowo sebagai ketua.

Penglibatan Kadiv Provam Polri sebagai ketua satgas juga untuk meminimalisir tekanan.

Wakilnya, Kepala Biro Misi Internasional Divisi Hubungan Internasional Polri Brigjen Pol Krishna Murti.

Sebagaimana diketahui, Brigjen Pol Krishna Murti adalah mantan Dirreskrimum Polda Metro Jaya dan Wakapolda Lampung.

Baca: Selama 2018, Polda Jambi Berhasil Ungkap 15 Kasus PETI dan Tangkap 27 Pelaku

Yang ditangkapnya, Johan Lin Eng adalah elite PSSI pertama yang jadi mangsa, satgas anti-mafia bola ini.

Polisi masih terus mendalami temuan. Saban hari ada enam saksi yang diperiksa.

Untuk memperluas cakupan penyidikan, satgas juga menerima aduan publik.

"Kami menjamin pemberi informasi akan dilindungi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, saat pengumuman Satgas.

Satgas membuka hotline call center, 0813 8700 3310.

Baca: Dara Cantik Ini Ingin Selamatkan Bumi, Begini Caranya

Poskonya di Markas Polda Metro Jaya, tak jauh dari ruang kerja Brigjen Pol Krishna Murti, saat menjabat Dirreskrimum Polda Metro Jaya, tiga tahun lalu.

Krishna Murti memang dikenal lihai membongkar jaringan kejahatan yang beraflisiasi internasional.

Dialah yang mempopulerkan TURN BACK CRIME, yang jadi kampanye internasional jaringan Interpol dunia.

Namanya ramai dibicarakan di media sosial, pascaikut memimpin pelumpuhan teroris di kawasan Thamrin, Jakarta, yang belakangan difilmkan melalui 22 Menit.

Baca: Mau Tahun Baruan di Kota Jambi, Ini Kegiatan-kegiatan yang Dilakukan Pemkot 

Berlatar belakang reserse kriminal umum dan kejahatan ekonomi khusus, dia pernah jadi dosen di Lembaga Pendidikan Kepolisian (Lemdikpol) Polri (2008-2009).

Brigjen Pol Krishna Murti menjabat sekretaris pribadi di masa Timur Pradopo menjabat Kapolda Metro Jaya (2010).

Jabatan Brigjen Pol Krishna Murti kian moncreng saat Timur Pradopo diangkat jadi Kapolri (2010-2013) oleh Presiden SBY.

Pada usia 38 tahun, dia sudah mengikuti pendidikan elite penyidik Polri, dengan status Penyidik Madya Unit II Dit II/Eksus Bareskrim Polri.

Baca: Latar Belakang Zul Terduga Pelaku Pembakaran Alquran, Pengakuannya Mengejutkan

Pada usia 40 tahun, dia sudah menjabat Kapolres Pekalongan di Jawa Tengah lalu dipromosi negara sebagai Staf Perencanaan PBB di New York dan masuk jajaran elite Interpol, jadi translator utama di Divisi Hubungan Internasional Polri.

Brigjen Pol Krishna Murti hanya diparkir `beberapa' bulan sebagai Wakapolda Lampung (2016), sebelum dipromosi kembali jadi perwira senior, sebagai Kepala Bagian Pengembangan Kapasitas (Kabagkembangtas) Biro Misi Internasional (Romisinter) di Divisi Hubungan Internasional Polri.

Dalam beberapa bulan, alumnus Akpol 1991 ini dipromosi jadi Kepala Biro Misi Internasional Divisi Hubungan Internasional.

Dia pun naik jadi jenderal, satu bintang.

SK pengangkatan Krishna sebagai jenderal diteken langsung Presiden Jokowi.

Baca: Kerja Keras Fasha-Maulana Menuju Smart City

Baca: Sniper Berjuluk Si Kematian Putih Ini Tewaskan 500 Tentara Uni Soviet, Kisah Mencengangkan

"Dia orang yang amat tepat di jabatan itu," kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto, kala itu, Juli 2017.

Nah di tahun kedua jabatan strategis itulah, Brigjen Pol Krishna Murti, masuk ke isu publik yang sudah lama dibicarakan pecinta sepakbola Tanah Air.

Tim Satgas ini tengah mengolah data-data, modus praktik, serta konstruksi hukum untuk menjerat pjaringan mafia sepakbola.

Baca: 10 Caleg di Jambi Jadi Tersangka, KPU Tunggu Sikap Parpol

Baca: Viral, Pengemudi Ojek Online Ini Dibilang Mirip Nissa Sabyan, Lihat Gayanya Kala Ngojek

Baca: Hukuman 12 Anggota DPRD Provinsi Jambi Bisa Lebih Berat

Usai Exco PSSI, Johar Lin Eng diumumkan ditangkap, Brigjen Krishna Murti melalui akunnya pada Instagram @krishnamurti_bd91 mem-posting foto selebrasi pemain klub Bali United.

Lalu, Brigjen Krishna Murti memberi caption, "Kangen selebrasi sepakbola yg keren.. #kmupdates."

Foto di atas sempat viral dan menuai pujian karena menunjukkan toleransi dalam olahraga.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved