LIPUTAN KHUSUS

Warga Jambi Kirim Surat ke Presiden, Kesabaran Itu Berakhir, Dinding Retak dan Lantai Ambles

"Waktu itu tidak ketemu, akhirnya cuma nitip untuk Presiden ke staf kepresidenan. Kemarin infonya ada orang kementerian ..." katanya.

Penulis: tribunjambi | Editor: Duanto AS
TRIBUNJAMBI/EKO PRASETYO
Dinding rumah warga yang retak-retak akibat aktivitas aktivitas seismik pembangkit listrik, beberapa waktu lalu. 

Terkait dengan polusi udara akibat aktivitas di perusahaanya, ia mengaku masih menunggu kajian dari Pemkot Jambi. "Masih menunggu kajianya, dari pemerintah kota," katanya, saat dihubungi via telepon.

Galih membantah jika perusahaanya tidak pernah memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak akibat aktivitas perusahaanya.

"Setiap tahun kami berikan bantuan. Kami memberikan melalui camat setempat. Nanti dari pihak kecamatan baru membagikanya," kata dia.
Terkait permintaan uang ganti rugi dari sejumlah masyarakat, Galih mengaku masih mengkaji dan menunggu keputusan dari pimpinanya.

"Banyak permintaan masyarakat, kami harus mengkajinya dulu," jelasnya. (tim)

TRIBUN JAMBI DI INSTAGRAM:

Baca Juga:

Hotman Paris Bilang Gugatan ke Boeing sudah Diajukan, Keluarga Peluang Dapat Jutaan Dolar

REKAMAN VIDEO KM Gerbang Samudra I Terbakar, 130 Penumpang di Dalamnya, 3 Orang Hilang

Pramugari AirAsia Ini Diburu Netizen Gara-gara Parasnya Seperti Ini

Nasib Istri dan Anak setelah Zumi Zola di Penjara, Jelang Vonis 6 Desember

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved