Dibalik Kabar Bangkrutnya Teh Celup Sariwangi, Ternyata Warganet Banyak Tak Siap Dengar Kabar ini
Tentu saja kabar pailitnya perusahaan pencetus teh celup di Indonesia ini membuat terkejut banyak pihak.
TRIBUNJAMBI.COM - Banyak masyarakat terkejut dan tak siap mendengar kabar soal bangkrutnya perusahaan teh celup Sariwangi.
Tentu saja kabar pailitnya perusahaan pencetus teh celup di Indonesia ini membuat terkejut banyak pihak.
Baca: Bakal Lawan Floyd Mayweather, Khabib Nurmagomedov Minta Bantuan Mike Tyson Jadi Pelatih
Baca: Warga Sripelayang, Sarolangun, Ditemukan Meninggal dengan Luka Gorok di Leher
Dilansir Tribunnews dari Kompas.com, Majelis Hakim Pengadilan Niaga Jakarta Pusat mengabulkan pembatalan homologasi dari PT Bank ICBC Indonesia, selaku kreditur, terhadap Sariwangi Agricultural Estate Agency dan Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung.
Dikutip Kamus Besar Bahasa Indonesia, homologasi adalah pengesahan oleh hakim atas persetujuan antara debitur dan kreditur untuk mengakhiri kepailitan.
Itu berarti dua perusahaan teh yang disebutkan tersebut telah resmi menyandang status pailit.
"Mengabulkan permohonan pembatalan perdamaian atau homologasi dari pemohon (ICBC), menyatakan perjanjian homologasi batal, menyatakan termohon 1 (Sariwangi), dan termohon 2 (Indorub) pailit dengan segala akibat hukumnya," kata Ketua Majelis Hakim Abdul Kohar saat membacakan amar putusan, Selasa (16/10/2018) di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.
Mendengar kabar ini, Instagram resmi Sariwangi dibanjiri komentar dari para warganet.
Baca: Jenderal M Jusuf Gebrak Meja, Popularitas Jenderal Idola Ahok Bikin Gusar Soeharto
Baca: Hutan Angker Tempat Personel Paskhas TNI AU Digojlok, Alam Gaib dan Godaan Setan Sering Dirasakan
Baca: Penerjunan Demi Bantu Perjuangan Rakyat di Kotawaringin, Jadi Asal Mula Terbentuknya Paskhas TNI AU
Pada unggahan Sariwangi tertanggal 15 Juni 2018, warganet menyatakan tidak rela jika perusahaan teh kesayangan mereka harus pailit.

"Duh jangan pailit lah bakal kangen tehnya."
"Sangat di sayangkan, hegemoni Sariwangi yang dulu sangat digdaya kini telah memudar. #savesariwangi."
"Goodbye :) teh andalanku."
"Sedih, Sariwangi plis dont die."
"Sedih aku tuh. Gak siap ganti ke merek lain."
Pailitnya Sariwangi ini disebabkan karena adanya masalah keuangan yang mulai terlihat pada 2015 silam.
Sariwangi dan perusahaan afiliasinya, Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung, terjerat utang hingga Rp 1,5 triliun ke sejumlah kreditur.
Pada tahun tersebut, ada lima bank yang telah mengajukan tagihan.
Baca: Siapa Sangka, Sosok Pendiri Pasukan Khusus Indonesia ini Pernah Jadi Pemberontak Negara
Baca: Lapangan Tembak Perbakin Dinilai Masih Layak Dan Zero Accident
Mereka adalah PT HSBC Indonesia, PT Bank ICBC Indonesia, PT Bank Rabobank International Indonesia, PT Bank Panin Indonesia Tbk, dan PT Bank Commonwealth.
Dikutip dari Wikipedia, Sariwangi didirikan pertama kali oleh Johan Alexander Supit pada 1962 silam.
Merek teh celup Sariwangi kemudian pertama kali dikenalkan pada 1973.
(Tribunnews.com/Pravitri Retno W)
IKUTI KAMI DI INSTAGRAM: