Diperiksa 24 Jam, Orangtua yang Kuburkan Bayinya dengan Tak Layak di Batanghari, Dibebaskan

Menurut polisi, kematian bayi tersebut murni bukan disebabkan pembunuhan.

Diperiksa 24 Jam, Orangtua yang Kuburkan Bayinya dengan Tak Layak di Batanghari, Dibebaskan
tribunjambi/abdullah usman
Kasus bayi yang dikubur oleh orang tuanya di Kelurahan Sridadi Kecamatan Muara Bulian Batanghari, berdasarkan keterangan warga sekitar menguak sisi lain keseharian orang tua bayi malang tersebut, Rabu (19/9/2018). Rumah orangtua bayi, dan lokasi penemuan kuburan bayi. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Setelah melakukan pemeriksaan 24 jam, kedua orangtua bayi malang yang dikuburkan secara tidak layak oleh orangtuanya, dibebaskan pihak kepolisian. Menurut polisi, kematian bayi tersebut murni bukan disebabkan pembunuhan.

Pasca terbongkarnya misteri tangisan bayi yang tidak lagi terdengar oleh tetangga, dan ditemukan terkubur secara tidak layak d ibelakang rumah, diketahui dilakukan oleh orangtua kandung sibayi malang tersebut.

Baca: Geger Temuan Bayi Malang Menangis Dalam Kardus di Gerobak Sampah

Usai kejadian tersebut kedua orang tua bayi malang itu langsung diamankan Polres Batanghari guna dimintai keterangan. Setelah diamankan dan dimintai keterangan, orangtua bayi malang itu dibebaskan.

"Iya, berdasarkan hasil pemerikasaan yang kita lakukan terhadap kedua orangtuanya, tidak ada unsur pidana yang ditemukan. Sehingga kedua orang tua bayi dibebaskan pada Rabu sore lalu," kata Kanit Pidum Reskrim Polres Batanghari Ipda Seno Hartono.

Baca: Status Pernikahan Orangtua Bayi Malang di Sridadi Cuma Nikah Sirih

Baca: Penemuan Bayi Dikubur di Belakang Rumah di Sridadi, Ternyata Anak Kedua, Anak Pertama Tak Diketahui

Keputusan tersebut kata Kanit, bukan hanya diambil berdasarkan hasil pemeriksaan saja. Namun juga disingkronkan dengan data pendukung dari hasil medis. Dimana dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan indikasi kekerasan baik dari dalam maupun luar fisik si bayi.

Berdasarkan keterangan orangtua bayi (G) bilang Seno, melakukan penguburan terhadap jenazah bayinya, yang meninggal akibat sakit tersebut karena keterbatasan ekonomi keluarga untuk memakamkan secara layak.

Baca: Dilaporkan Perilaku Sadis Tentara Sudan Selatan, Bakar Warga, Perkosa Wanita dan Pukuli Anak-anak

"Orang tuanya sudah kita kembalikan ke rumah. Dan, untuk jasad si bayi sudah kita serahkan kepihak warga dan sudah dikebumikan kemarin sore," jelas Kanit Pidum. (*)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved