Keluarga Hanya Tertawa Tanggapi Mimpi Soeharto Sebelum Meninggal, Ternyata. .
Bisa memimpin Indonesia selama 32 tahun, tentu menjadikan Soeharto sebagai sosok yang tidak bisa dibilang biasa.
TRIBUNJAMBI.COM - Presiden kedua Indonesia ini memang tidak bisa dianggap sembarangan.
Bisa memimpin Indonesia selama 32 tahun, tentu menjadikan Soeharto sebagai sosok yang tidak bisa dibilang biasa.
Oleh karena itu, kehidupan Soeharto rasanya juga tidak akan habis untuk dibicarakan.
Sebab, masih banyak sisi lain kehidupan Soeharto yang menarik perhatian sebagian orang, dan layak untuk diperbincangkan.
Termasuk hari-hari Soeharto pasca jatuh dari kursi kepresidenannya.
Sebuah kisah diceritakan oleh Hajah Noek Bresinah Soehardjo yang merupakan adik Soeharto.
Baca: Gara-gara Bawa Sajam, Pria Ini Harus Rasakan Dinginnya Lantai Penjara Selama Setahun
Baca: Harga Kelapa, Sawit dan Pinang Anjlok, Toke Batasi Stok di Gudang
Dalam buku 'Pak Harto, The Untold Stories', Bresinah menceritakan hari-hari akhir Soeharto menjelang wafatnya.
Termasuk, saat Soeharto yang sempat mengalami mimpi aneh ketika sedang dirawat di rumah sakit.

Baca: Pendapatan Daerah Baru 43%, Nusirwan: Bulan 11 Nanti Pasti Over Target
Baca: Belum Dibuka Pendaftarannya, Kamu Harus Ikuti 2 Langkah ini Saat Registrasi Pendaftaran CPNS 2018
Saat itu, pada tahun 2006, Soeharto harus beberapa kali dirawat inap di Rumah Sakit Pertamina Pusat.
Pada suatu sore, Soeharto tiba-tiba terbangun dari tidurnya.
Rupanya, Soeharto terbangun dari tidur seusai bermimpi.
Ketika terbangun itulah, Soeharto mengaku baru saja bermimpi.
:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/496754/original/070105bsuharto.jpg)
"Aku lagi wae ngimpi (saya barusan mimpi)," kata Bresinah menirukan ucapan Soeharto saat itu.
Mendengar ucapan itu, Bresinah yang saat itu sedang bersama Tutut, seorang putri Soeharto, segera mendekat.
Tutut kemudian menanyai sang ayah.
"Mimpi apa to, Pak?" tanya Tutut.
Soeharto pun segera menjawabnya.
"Nonton gamelan, rame, nanging ana sing aneh (menonton gamelan, ramai, tetapi ada yang aneh,)"ujar Soeharto saat itu yang lagi-lagi ditirukan Bresinah.
Baca: Belum Dibuka Pendaftarannya, Kamu Harus Ikuti 2 Langkah ini Saat Registrasi Pendaftaran CPNS 2018
Baca: Anies Ungkap Alasan Separator Jalan yang Tadinya Warna-warni Kembali Dicat Putih Hitam
Tutut kemudian menanyai Soeharto.
"Apa yang aneh, Pak?" tanya Tutut.
Soeharto lalu menjawab pertanyaan putrinya itu.
"Kuwi lho, sindene kokwong Sunda kabeh (itu lho, penyanyinya kok orang Sunda semua)?"ucap Soeharto.
Mendengar jawaban sang ayah, Tutut lalu tersenyum, dan mengatakan sesuatu.
"Lha, sindene mesti ayu-ayu to, Pak (Itu penyanyinya pasti cantik-cantik, ya, Pak?" ujar Tutut menanggapi ucapan Soeharto.
"Ya embuh, ora weruh wong kahanane peteng (Ya saya tidak tahu karena suasananya gelap),"jawab Soeharto lalu tersenyum.
Baca: 5 Fakta Soal Kondisi Kesehatan Istri Indro Nita Octobijanthy yang Idap Kanker Paru-paru
Baca: Hari ke 14, Sebanyak 224 Kloter Jemaah Calon Haji Tiba di Tanah Suci
Mendengar jawaban Soeharto tersebut, mereka kemudian tertawa.
Sedangkan, Soeharto kemudian melanjutkan tidurnya lagi, hingga azan magrib tiba.
Selang 2 tahun dari mimpi itu, Soeharto kemudian meninggal dunia.
Tepatnya, pada tahun 2008.
(*)
Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul 2 Tahun Sebelum Wafat, Soeharto Mimpi Aneh, Keluarga Hanya Tertawa, http://bangka.tribunnews.com/2018/07/31/2-tahun-sebelum-wafat-soeharto-mimpi-aneh-penyanyinya-orang-sunda-semua-keluarga-hanya-tertawa?page=all.
IKUTI KAMI DI INSTAGRAM: