Pendapatan Daerah Baru 43%, Nusirwan: Bulan 11 Nanti Pasti Over Target
"Saya optimis ini over target. Dibulan sepuluh sebelas ini sudah over target," ujar Nusirwan.
Penulis: Zulkipli | Editor: Teguh Suprayitno
Laporan Wartawan Tribun Jambi Zulkifli
TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Memasuki semester dua tahun anggaran 2018, realisasi pendapatan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur capai 43,8 persen, atau senilai Rp 475.357.179.547,70 dari Rp 1.085.323.299.902,06 target yang ditetapkan.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Keuangan Daerah Tanjung Jabung Timur, Nusirwan, kepada Tribunjambi.com, pada Selasa (31/7).
"Ini sampai akhir semester pertama, atau bulan Juni lalu," ungkap Nusirwan.
Dijelaskan, Nusirwan, pengaruh terbesar sehingga persentase realisasi kecil adalah pendapatan dari dana kapitasi JKN dan pendapatan dari dana BOS. "Karena itu belum masuk," katanya.
Sementara itu, sumbangan realisasi pendapatan terbesar dari sektor pajak adalah berasal dari Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dengan realisasi sebesar Rp 1.870.775.753,00 dari target Rp 2.600.000.000,00 atau 72,0 persen.
"Saya optimis ini over target. Di bulan sepuluh sebelas ini sudah over target," ujar Nusirwan.
Sedangkan pendapatan dari sektor non pajak, realisasi terbesar adalah dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan capaian Rp 210 miliar, tertinggi se Provinsi Jambi. "DAK kita tertinggi, setelah itu Kota Jambi," sebut Nusirwan.
Selain itu, dikatakan Nusirwan, realisasi terkecil dari sektor pajak daerah adalah dari pajak sarang burung walet. Saat ini baru terealisasi sekitar 12,9 persen atau Rp 12.904.000,00 dari target pendapatan sebesar Rp 100.000.000,00.
"Yang walet ini, kita kesulitan yang punya walet ini tidak tinggal di tempat, kadang dititipinya, kita kesulitan ngelacak di mana pemiliknya," jelasnya.
Dilanjutkannya, kedepan pihaknya akan memasang stiker di tempat sarang burung walet untuk menandai mana yang sudah dan belum bayar pajak.
"Diperubahan ini kami sudah minta anggaran untuk pembelian stiker, untuk menandai itu," sebut Nusirwan.
Nusirwan optimis target pendapatan daerah Tanjab Timur tahun ini bakal terealisasi bahkan over target meskipun ada peningkatan target dari tahun sebelumnya.
"Petugas lapangan kita terus turun ke lapangan. Alhamdulillah selama ini kita over target terus," pungkas Nusirwan.