Krisis Air Bersih di Nipah Panjang

Krisis Air Bersih di Nipah Panjang I, Kepala UPTD SPAM Tanjabtim Beberkan Kendala yang Dihadapi

Kepala UPTD SPAM Kabupaten Tanjabtim, Ahmad Fauzan menjelaskan bahwa terbatasnya ketersediaan air dan minimnya anggaran

Krisis Air Bersih di Nipah Panjang I, Kepala UPTD SPAM Tanjabtim Beberkan Kendala yang Dihadapi
TRIBUNJAMBI
Krisis air bersih di Nipah Panjang, Kabupaten Tanjabtim ribuan warga andalkan air hujan 

TRIBUNJAMBI.COM - Kepala UPTD SPAM Kabupaten Tanjabtim, Ahmad Fauzan menjelaskan bahwa terbatasnya ketersediaan air dan minimnya anggaran menjadi penyebab mengapa masih ada beberapa desa di Tanjab Timur belum teraliri air bersih.

"Kita terus melakukan pembenahan, pelan-pelan kita optimalkan. Sekarang yang terpasang saja kita masih berusaha melakukan pengoptimalan, itu yang kami prioritaskan dulu," jelasnya.

Menurutnya, jika dipasang jaringan pipa di Nipah Panjang dikhawatirkan aliran airnya tidak akan optimal.

"Bisa kita pasang pipanya, tapi takutnya airnya tidak mengalir, itu kendala kita selama ini," jelasnya.

Ahmad Fauzi mengklaim, beberapa daerah yang sudah dialiri air bersih di antaranya Sabak Barat, Sabak Timur, Rantau Rasau, Sadu, Nipah Panjang II , Geragai, Mendahara ilir dan Ulu.

Baca: Percakapan Jokowi dengan Usman Ermulan Menarik Perhatian, Kopi Liberika Tampil di ASAFF

"Tapi itu tidak semua satu desa terakiri penuh, ada sebagian rumah di satu desa belum kita aliri, karena beberapa faktor," jelasnya.

Untuk diketahui Kecamatan Nipah Panjang termasuk dalam daerah kumuh di Provinsi Jambi.

Kecamatan ini terdiri dari dua kelurahan dan delapan desa.

Dari 11 kecamatan di Tanjab Timur, selain Nipah panjang yang termasuk daerah kumuh adalah Kecamatan Sabak Timur, Sadu, Kuala Jambi, serta Mendahara hilir.

Ribuan Penduduk Krisis Air Bersih

Halaman
1234
Penulis: tribunjambi
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved