Stop Beri Hukuman Fisik pada Anak jika Tak Ingin Mereka Begini di Masa Depan, Riset Membuktikan!
Periset menemukan jika dari 758 anak-anak yang kerap dihukum menggunakan kekerasan fisik cenderung lebih agresif pada pasangannya di masa depan.
Penulis: Salma Fenty Irlanda | Editor: Salma Fenty Irlanda
TRIBUNJAMBI.COM -- Sebuah studi baru mengklaim, anak-anak yang dihukum dengan pukulan akan cenderung bersikap kasar terhadap pasangannya di kemudian hari.
Hal ini berdasarkan hasil sebuah penelitian yang melibatkan 800 orang dewasa, untuk melihat apakah dipukul saat kecil akan menghasilkan kecenderungan yang lebih agresif saat dewasa.
Melansir Daily Mail, Sabtu (9/12/2017), ditemukan bahwa menyakiti seorang anak menyebabkan perilaku lebih agresif dan kebanyakan orang dewasa yang melakukan kekerasan dalam hubungannya terbukti mengalami hal serupa di masa kecilnya.
Baca: Heboh, Postingan Karni Ilyas Ini Dianggap Sindir Denny Siregar dan Abu Janda
Studi yang dilakukan oleh University of Texas Medical Branch tersebut, menanyakan pada responden yang berusia 19 dan 20 tahun mengenai seberapa sering mereka dipukul dan ditampar.
Periset menemukan jika dari 758 anak-anak yang kerap dihukum menggunakan kekerasan fisik cenderung lebih agresif pada pasangannya di masa depan.
Data dari penelitian menemukan, hampir satu dari lima (19%) mengaku melakukan kekerasan terhadap kekasih mereka.
68% mengaku telah mengalami hukuman fisik saat masih kecil.
Jeff Temple, seorang penulis utama dalam studi ini, sekaligus profesor psikiatri di University of Texas Medical Branch mengatakan bahwa mereka harus menentukan apa yang mereka anggap hukuman dan apa yang mereka anggap penyalahgunaan.
Baca: Demi Bertemu Kekasih, Gadis Ini Nekat Panjat Jendela Rumah Sakit Bertingkat, Aksinya Bikin Gregetan!
"Kami mendefinisikan pelecehan anak adalah dipukul menggunakan sabuk atau papan, kemudian ditinggalkan dengan luka memar. Anak-anak mengatakan jika mereka yang mengalami hukuman fisik lebih kerap melakukan kekerasan dalam kencan baru-baru ini," jelasnya pada CNN.
Studi tersebut menemukan jika ternyata tak hanya anak-anak yang menjadi korban kekerasan yang akan menjadi jahat di kemudian hari.
Baca: Ngeri! Kepalanya Penyok, Pria Ini Ingatkan Jangan Lupa Memakai Sunblock
"Bahkan, hanya dengan memukul pantat sebagai bentuk hukuman sudah cukup untuk meningkatkan perilaku kekerasan pada orang dewasa," lanjut Temple.
Oleh karena itu, jangan terlalu mudah menghukum anak secara fisik jika tak ingin putra atau putri Anda menjadi sosok yang agresif di masa mendatang. (TRIBUNNEWS.COM/Salma Fenty Irlanda)