Heboh, Postingan Karni Ilyas Ini Dianggap Sindir Denny Siregar dan Abu Janda
Denny yang dikenal lewat tulisan kritisnya, nyatanya dianggap tak sepadan ketika berdebat di ILC.
Penulis: Efrem Limsan Siregar | Editor: Efrem Limsan Siregar
TRIBUNJAMBI.COM - Indonesia Lawyers Club bertema 212: Perlukah Reuni, Selasa (5/12/2017) masih ramai dibincangkan meski talk show tersebut telah berakhir.
Perdebatan antara Felix Siauw dan Abu Janda mengenai bendera Rasulullah yang dikibarkan di Reuni 212, misalnya, sempat menjadi trending keesokan harinya, Rabu (6/12/2017).
Namun, penggiat media sosial Denny Siregar juga mendapat jatah sorotan.
Denny yang dikenal lewat tulisan kritisnya, nyatanya dianggap tak sepadan ketika berdebat di ILC.
Baca: Heboh ILC Reuni 212, Penjelasan Mahfud MD Soal Khilafah Ini Tampar Ustaz Felix Siauw
Denny pun angkat bicara seusai menghadiri ILC malam itu.
Dia mengungkapkan ada yang berubah dari talk show tersebut.
ILC, katanya, seperti ajang curhat dan keluh kesah panjang daripada sebuah model diskusi menarik.
"#ILCReuni212 Saya seperti kehilangan ILC diawal-awal kemunculannya yang greget. ILC menjadi seperti ajang curhat dan keluh kesah panjang daripada sebuah model diskusi yang menarik. @karniilyas," tulis Denny Siregar di Twitter melalui akun @Dennysiregar7, Rabu (6/12/2017)
Netizen juga satu pendapat dengan Denny.
Akun @amir_tornado menilai format acara seperti bicara bergilir hingga sulit menarik benang merah diskusi.
Baca: Kalah Debat Lawan Ustaz Felix Siauw, Abu Janda Malah Jawab Begini. Bikin Netizen Tambah Keki!
"semalam saya nonton sampai selesai...kesan saya format acaranya lebih ke bicara bergilir...sulit sekali menarik benang merahnya krn setiap orang seperti "pamer". Tak terasa ada diskusi yg cerdas dan gurih. Format begini yg diuntungkan tentu saja yg giliran bicaranya belakangan.," tulis @amir_tornado.
Sayangnya, curhat Denny ini menjadi blunder bagi dirinya.
Sejumlah netizen telah menilai kualitas Denny dan Abu Janda ketika berargumentasi di ILC.