Breaking News:

Menjemput Kematian, Terjun Bebas dari Menara Eiffel

Franz Reichelt, penjahit kelahiran Austria yang pindah ke Prancis, bikin eksperimen mengerikan. Ia menjahit sendiri parasut rancangannya

istimewa
Franz Reichelt, terjun dari menara eiffel 

Eksperimen tragis Franz Reichelt di Menara Eiffel hanya salah satu.

Reichelt terobesi banyak kisah tentang uji coba manusia terbang dari abad sebelumnya, misalnya oleh Louis-Sébastien Lenormand yang terjun pakai payung terbuka dari gedung bertingkat di Montpellier, 1783.

Franz Reichelt yang berusia 33 tahun pada 1912 itu sebenarnya sudah beberapa kali menguji parasutnya memakai dummy atau sejenis boneka manusia di apartemen.

Itu terjadi setelah organisasi aeronautika terkemuka di Paris menolak untuk menguji temuannya.

Lembaga itu berpendapat, konstruksi parasutnya terlalu lemah. Franz Reichelt juga diminta tidak buang-buang waktu untuk melanjutkan eksperimennya.

Tapi keras kepala juga dia rupanya. Dia mencoba lagi tapi tak ada yang berhasil jika ukurannya adalah dummy bisa mendarat perlahan.

Selanjutnya, dia mencoba lagi melompat tanpa dummy dari ketinggian 8-10 meter tetapi pakai pengaman tumpukan jerami di bawahnya. Ada surat kabar yang melaporkan kakinya patah. 

Franz Reichelt tak kapok. Dia malah mengajukan permohonan resmi kepada polisi agar diizinkan melompat dari Menara Eiffel. Setelah menunggu lama, dia akhirnya mendapat izin. 

Namun, menjelang lompat pun, aparat tetap coba mencegahnya, juga sahabatnya terus mengingatkan supaya eksperimen pakai dummy sehingga jika terjadi hal buruk, Reichelt tetap bisa mengembangkan temuannya.

Setelah kejadian itu, muncul beberapa evaluasi semisal pengaruh kecepatan angin dan ketinggian yang kurang sehingga parasut tidak berkembang. Eksperimen yang terlalu bahaya dari zaman film hitam putih. 

Editor: Awang Azhari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved