Kelak Tak Ada Antrean Lagi di Loket

Seorang petugas dengan sabar mengarahkan seorang calon penumpang KRL Commuter Line Jabodetabek

ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Seorang petugas dengan sabar mengarahkan seorang calon penumpang KRL Commuter Line Jabodetabek yang kebingungan mengoperasikan mesin penjual tiket atau vending machine di Stasiun Palmerah, Jakarta Pusat, Kamis (18/2) lalu.

Maklum, mesin penjual tiket otomatis yang dinamai Commuter Line Vending Machine (C-VIM) ini baru dipasang di sejumlah stasiun prioritas sebagai inovasi pelayanan PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ). Lewat mesin tiket itu, penumpang lebih mudah dan cepat membeli atau mengisi ulang tiket perjalanan kereta mereka. “Masih bingung, sih, karena belum tahu caranya,” aku seorang ibu paruh baya.

Beberapa calon penumpang lainnya hanya melihat-lihat mesin tersebut. Mereka memilih membeli atau mengembalikan tiket secara manual di loket. Dari pantauan KONTAN, sempat terjadi antrean penumpang di depan mesin tiket karena banyak calon penumpang belum familier mengoperasikan mesin pintar ini.

Direktur Utama PT KAI Commuter Jabodetabek Muhammad Nurul Fadhilah bisa memahami kesulitan calon penumpang saat pertama kali menggunakan mesin tiket. Maklum, mesin ini pun baru pertama kali dioperasikan di Indonesia. Ada rasa khawatir kartu atau uang tertelan akibat transaksi gagal.

Oleh karena itu KCJ masih menerjunkan petugas-petugas sebagai pendamping penumpang yang ingin menggunakan vending machine. “Awa-awal, wajar kalau masih kesulitan. Tapi cepat juga masyarakat beradaptasi dengan mesin tiket,” ungkapnya.

Di Stasiun Kota, Fadhilah bilang, dari sembilan mesin tiket otomatis yang dipasang, dulu 13 petugas loket dikerahkan untuk memandu penumpang . Kini, hanya tiga petugas yang berjaga-jaga di dekat mesin itu.

C-VIM dilengkapi dua pilihan bahasa, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, sehingga memudahkan bagi pengguna jasa KRL, baik lokal maupun asing. Pengguna KRL juga tidak perlu khawatir karena tanpa ada nomor PIN yang harus dimasukkan. Selain itu, petugas KCJ siap siaga membantu cara bertransaksi.

Mesin tiket ini dapat melayani seluruh transaksi, mulai dari pengisian ulang saldo kartu multitrip (KMT), pembelian tiket harian berjaminan (THB) yang disertai dengan penentuan stasiun keberangkatan, kedatangan, dan pengembalian kartu THB di stasiun kedatangan.

Sayang, C-VIM belum bisa melayani isi ulang atau top-up kartu multifungsi dari perbankan, seperti E-money, Flazz, Brizi, dan lainnya.

Loket tiket bakal dihilangkan

Halaman
12
Editor: fifi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved