Misteri Terowongan yang Hilang di Bawah Tanah Inggris
Selama berabad-abad, terowongan tersebut dikubur karena penduduk setempat...
Raja bukit
Keberadaan terowongan kemungkinan akan menjadi pelajaran sejarah - tetapi sebagian besar adalah sebuah misteri. Dilahirkan di Inggris pada tahun 1769, Joseph Williamson, adalah seorang pedagang tembakau yang berhasil. Dia menanam uangnya kembali ke daerah setempat, Edge Hill, dengan mempekerjakan warga untuk membangun rumah.
Setelah Perang Napoleon, pengangguran meningkat di Inggris; Williamson diduga melihat kesempatan untuk membantu dengan melibatkan mereka pada pembangunan daerah itu. Kemungkinan karena inilah dia dijuluki ‘The King of Edge Hill’.
Dia juga memerintahkan pembangunan terowongan. Salah satu pintu masuk ke dalam sistem itu ditemukan di lantai bawah tanah bekas rumahnya.
Tetapi mengapa terowongan? Apakah dia meminta mereka membuat terowongan hanya karena agar dapat membayar mereka? Ini luar biasa. Tetapi tidak ditemukan catatan dari zaman Williamson yang dapat menerangkan alasan pembangunannya. Yang terjadi adalah, generasi sesudahnya dan para sejarahwan harus menduga, sehingga muncul berbagai spekulasi.
Williamson kemungkinan menginginkan jalur rahasia untuk mencapai berbagai gedungnya di Edge Hill. Atau dia kemungkinan seorang penyelundup yang memerlukan terowongan untuk melakukan operasi rahasianya. Atau mungkin dia dan istrinya anggota kelompok keagamaan fanatik yang memperkirakan akhir dunia dan terowongannya dirancang sebagai perlindungan dari akhirat. Seseorang menyebutkan hal ini di TV dan pandangan itu terus hidup.
Tetapi Bridson mengatakan," Dia penganut Kristen yang taat dan anggota Gereja Anglikan Inggris, Church of England.”
Pekerja yang membangun terowongan sekarang mengembangkan teori yang lebih memuaskan. Bridson menunjukkan sejumlah tanda pada batu yang menurutnya mengisyaratkan penambangan.
Terdapat saluran pembuangan air hujan dari batu tempat kerja buruh, potongan batu dimana batu pasir kemungkinan dipotong, dan sejumlah lubang di dinding dimana kait kemungkinan ditancapkan untuk membantu pengambilan batu yang biasanya dipakai untuk material bangunan.
Bridson meyakini sebelum Williamson, lubang di tanah sudah ada. Tetapi Williamson yang berpikir membuat langit-langit melengkung di atasnya dan menutupnya. Bangunan lain kemudian bisa didirikan di atas tanah.
Jika ini penjelasannya, maka terkait dengan reklamasi tanah, Williamson melakukan sesuatu yang lebih maju dari masanya, kata Bridson. Pekerjaan ini kemungkinan mempercepat pembangunan daerah, yang tanpa inovasi ini, akan terbengkalai selama bertahun-tahun.
Williamson juga dipandang maju terkait dengan rancangannya. Diperlukan waktu yang lama untuk mengisi parit di permulaan tahun 1800-an, karena keterbatasan sarana perhubungan, karena itulah Williamson menggunakan lengkungan.