Operasi Ketupat 2019
Angka Kecelakaan Lalu Lintas Menurun, Kapolres Tanjab Barat Tutup Operasi Ketupat 2019
Angka Kecelakaan Lalu Lintas Menurun, Kapolres Tanjab Barat Tutup Operasi Ketupat
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Deni Satria Budi
Angka Kecelakaan Lalu Lintas Menurun, Kapolres Tanjab Barat Tutup Operasi Ketupat
TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Operasi Ketupat 1440 H/2019 resmi ditutup. Jumlah kasus atau kejadian di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.
Hal itu disampaikan Kapolres Tanjab Barat, AKBP ADG Sinaga dalam Apel Konsolidasi dalam rangka berakhirnya Operasi Ketupat 2019 Polres Tanjab Barat, di Mapolres Tanjab Barat, Kamis (13/6/2019).
Baca: Operasi Ketupat 2019, Kasus Pencurian dengan Kekerasan Mendominasi, Warga Kota Jambi Harus Waspada
Baca: Live Streaming, Jadwal Lengkap dan Klasemen MotoGP Spanyol 2019 Circuit de Barcelona-Catalunya
Baca: Facebook Buka 500 Lowongan Akhir 2019, Cek Gaji Karyawan Lebih Menggiurkan Dibanding di Twitter
Ops Ketupat yang berlangsung selama 13 hari, yang dimulai sejak 29 Mei lalu hingga 10 Juni 2019, ditutup langsung oleh Kapolres.
Menurut Kapolres, tujuan apel tersebut yaitu telah berakhirnya ops ketupat pengamanan Idul Fitri 1440 H/2019 di wilayah Tanjung Jabung Barat.
Kapolres juga menyampaikan secara keseluruhan berjalan dengan baik antara arus mudik dan balik berjalan lancar.

"Hal ini terwujud dengan lancarnya arus mudik lalulintas dan arus balik lebaran di wilayah Tanjung Jabung Barat," katanya.
"Kedua, apel konsolidasi diselenggarakan dalam rangka persiapan pengamanan sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) yang akan digelar," ujarnya mengatakan yang juga tujuan apel tersebut.
Sementara itu kata Kapolres, jumlah kasus di Tanjung Jabung Barat, mengalami tren penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada tahun 2019 angka kriminalitas 1 kasus, dan 11 kasus di 2018.
Baca: Motor Curian Dipakai Silaturahmi Lebaran, Tak Tahunya Parkir di Rumah Korban, yang Terjadi Kemudian
Baca: Catatan Karier Militer Kivlan Zen dan Ryamizard Ryacudu, Minta Perlindungan ke Menteri Pertahanan
Baca: Paspor Sakti, Apa Saja yang Bisa Dilakukannya? Hanya Dimiliki 500 Orang di Seluruh Dunia
Angka pelanggaran Lalu lintas di tahun 2019 sebanyak 17 kasus, sedangkan di tahun 2018 sebanyak 65 kasus atau menurun 73,85 persen.
Untuk angka kecelakaan lalu lintas terdapat 1 kasus ditahun 2019, dan tahun 2018 terdapat 4 kasus, atau turun sebesar 75 persen.
Kapolres menyampaikan perhatian dan pedoman dalam tahapan yang sedang berlangsung yaitu dengan tetap netralitas dan tidak berpihak kepada pihak tertentu dalam memberikan pelayanan.
Baca: Bandara Abha Diserang Rudal Rabu (12/6), KJRI Jeddah Minta WNI Waspada, Ini CP Perkembangan Terbaru
Baca: Terjerat Kasus Kivlan Zen Minta Perlindungan Pangkostrad, Kepala Staf Kostrad, dan Danjen Kopassus
Baca: Lama Tak Muncul di TV, Potret Cantiknya Diana Pungky yang Mantan Suaminya Nikahi Gwen Priscilla
"Terus pertahanan kesiapsiagaan dan kewaspadaan seluruh personil dalam menghadapi setiap potensi gangguan yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas," katanya.
Sementara itu Mayor Firdaus, Kasdim Kodim 0419/Tanjab mengatakan operasi ketupat telah usai, tetapi konsolidasi tetap dilakukan.
Disampaikannya berakhirnya operasi ketupatnya, tetapi untuk konsolidasi, apel konsolidasi untuk tetap siap sewaktu untuk digerakkan kembali, konsolidasi bukan bubar.