Facebook Buka 500 Lowongan Akhir 2019, Cek Gaji Karyawan Lebih Menggiurkan Dibanding di Twitter

Bandingkan penghasilan karyawan Facebook yang rerata Rp 3,2 miliar per tahun dengan Twitter. Siap-siap kirim lamaran akhir 2019!

Editor: Duanto AS
Istimewa
Ilustrasi Facebook 

Bandingkan penghasilan karyawan Facebook yang rerata Rp 3,2 miliar per tahun dengan Twitter. Siap-siap kirim lamaran akhir 2019!

TRIBUNJAMBI.COM - Kabar gembira bagi Anda yang ingin melamar kerja di Facebook.

Bila bekerja di perusahaan ini, gaji yang diperoleh jauh melebihi perusahaan besar di Indonesia.

Pada akhir 2019, Facebook akan membuka 500 lowongan pekerjaan di London.

Lowongan itu termasuk 100 lowongan akan difokuskan pada Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

Baca Juga

 Pekerjaan Nora Alexandra yang Tak Diketahui Orang, Alasan Pacar Jerinx SID Kerap Dapat Nyinyiran

 Nasib Jenderal TNI Idola Ahok Berakhir Tragis di Tangan Soeharto, Berani Gebrak Meja Rumah Presiden

 Nasib Maruf Amin Bila Gugatan Tim Hukum 02 Dikabulkan, Terungkap Fakta-fakta yang Dilakukan KPU

 Viral 2 Orang Pelukan Posisi Terbaring Ternyata Gancet, Alat Vital Cowok Tercepit di Punya Cewek

 Jadwal Pencairan Gaji Ke-13 untuk PNS, TNI dan Polri, Jangan Lupa Bikin Rencana Penggunaan

 Pekerjaan Michael Kiehl Terbongkar? Penyebab Ayah Cinta Laura Dianggap Orang Penting di Indonesia

Dikutip dari Reuters, Kamis (13/6/2019), pembukaan lowongan kerja ini akan berfokus pada pekerjaan yang mendeteksi dan menghapus konten berbahaya, serta menghapus akun palsu dan perilaku berbahaya.

Raksasa media sosial itu mengatakan akan mempekerjakan lebih dari 3.000 orang di 3 ibu kota berbeda pada akhir tahun termasuk di pusat teknik baru di Soho, London.

"Ratusan pekerjaan baru ini menunjukkan tidak hanya komitmen kami terhadap Inggris tetapi juga tekad kami untuk secara proaktif mendeteksi dan menghapus konten berbahaya," kata Wakil Presiden Facebook untuk Eropa, Timur Tengah dan Afrika Nicola Mendelsohn dikutip Reuters, Kamis (13/6/2019).

Facebook mengatakan, London dipilih untuk membuka lowongan pekerjaan ini karena London adalah pusat teknik terbesar di luar Amerika Serikat.

"London adalah pusat teknik terbesar di luar Amerika Serikat. Di akhir tahun lalu, ada 1.800 orang bekerja di bidang teknologi dan rekayasa," kata Mendelsohn.

Sebelumnya, Facebook juga melakukan langkah proaktif untuk memerangi kejahatan media sosial dengan menghapus akun palsu.

Pada kuartal I-2019, Facebook telah menghapus 2,2 miliar akun palsu yang merupakan rekor tertinggi bagi perusahaan.

Di kuartal IV 2018 saja, Facebook telah menonaktifkan 1,2 miliar akun.

Di kuartal yang sama tahun 2017, Facebook telah menghapus 694 juta pengguna.

CEO Facebook Mark Zuckerberg saat berpidato di Tsinghua University, Beijing.
CEO Facebook Mark Zuckerberg saat berpidato di Tsinghua University, Beijing. (FACEBOOK)
Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved