Sejarah Indonesia
Nasib Jenderal TNI Idola Ahok Berakhir Tragis di Tangan Soeharto, Berani Gebrak Meja Rumah Presiden
Nasib Jenderal TNI Idola Ahok Berakhir Tragis di Tangan Soeharto, Berani Gebrak Meja Rumah Presiden
Nasib Jenderal TNI Idola Ahok Berakhir Tragis di Tangan Soeharto, Berani Gebrak Meja Rumah Presiden
TRIBUNJAMBI.COM - Ada nama-nama Jenderal TNI yang disebut miliki nasib tragis ditangan Soeharto. Disebut ada 3 nama, satu diantaranya ternyata idola dari Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Seperti apa ceritanya, simak kisahnya di artikel ini.
Satu diantara Jenderal TNI yang sempat membuat Soeharto gusar yakni adalah Jenderal M Jusuf.
Jusuf yang dikenal dekat dengan para prajurit TNI ini berakhir dengan disisihkan oleh penguasa orde baru ini.
Padahal sebelumnya M Jusuf ditunjuk jadi Panglima oleh Soeharto, namun seiring dengan popularitas Jusuf yang semakin menanjak, Jusuf dilihat mempunyai tujuan-tujuan tertentu.
Baca: Inilah Keistimewaan Kopaska, Elitnya TNI AL dengan Wajah Seram yang Video Latihannya Bikin Bergidik
Baca: Pasukan Elite Laut AS Sampai Gentar Lihat Denjaka, Pasukan Khusus TNI AL dengan Kekuatan Misterius
Baca: VIDEO: Warga & Media Asing Kaget Lihat Latihan Neraka Kopassus yang Mengerikan, Diberondong Peluru
Baca: September 2020 Pilkada Serentak, 5 Daerah di Jambi Pilih Kepala Daerah Baru
Prof Salim Haji Said, Ph.D, dalam bukunya berjudul: Menyaksikan 30 Tahun Pemerintahan Otoriter Soeharto, menceritakan tentang jenderal-jenderal TNI di sekeliling presiden ke-2 RI itu.
Salah satu sosok yang ditulis apik oleh Salim Said adalah mantan Panglima TNI ( (saat itu masih bernama Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau ABRI), Jenderal Muhammad Jusuf.
Dia dilantik tahun 1978 sebagai Menhankam/Pangab.
Sejak tahun 1965, dia sudah menjadi menteri perindustrian.
Namun Soehartolah yang punya kuasa.
Baca: Habiskan Anggaran Rp 3,5 Miliar, Keindahan Tugu Keris Siginjai Mulai Pudar
Baca: Menjelang, Tradisi Tua Saat Lebaran Idul Fitri di Bungo yang Masih Lestari
Maka jadilah M Jusuf Panglima ABRI.
Menariknya dalam perjalananya sebagai Panglima ABRI, Jenderal Jusuf ‘bergerilya’ ke barak-barak tentara di berbagai daerah.
Tak heran jika Panglima yang satu ini sangat dicintai prajuritnya.
Salim Said menulis popularitas Jenderal Jusuf bahkan menyaingi Soeharto kala itu.
Kabarnya, hal ini membuat Soeharto sempat ‘cemburu’ melihat popularitas jenderal dari Bugis itu.
Tak hanya dicintai prajuritnya Jenderal Jusuf juga dikenal tegas dan tak ada rasa takut.