Motor Curian Dipakai Silaturahmi Lebaran, Tak Tahunya Parkir di Rumah Korban, yang Terjadi Kemudian
Sagi harus berurusan dengan polisi karena ternyata motor yang Dia pakai untuk silaturahmi bersama dengan anak istrinya tersebut merupakan motor curian
Motor Curian Dipakai Silaturahmi Lebaran, Tak Tahunya Parkir di Depan Rumah Korban, yang Terjadi Kemudian
TRIBUNJAMBI.COM - Silaturahmi Lebaran membuat pria ini berurusan dengan polisi.
Sagi harus berurusan dengan polisi karena ternyata motor yang Dia pakai untuk silaturahmi bersama dengan anak istrinya tersebut merupakan motor curian.
Sagi tertangkap setelah menggunakan motor tersebut saat silaturahmi di rumah tetangga korban yang kehilangan motor.
Begini kronologi Sagi bisa tertangkap dan sepeda motor bisa kembali sendiri ke rumah korbannya.
Seorang pria bernama Edi (35) warga Desa Selokbesuki, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur sepertinya bisa bernafas lega.
Pasalnya, ia beruntung bisa menemukan kembali motor Yamaha Vega R yang hilang dicuri tanpa harus bersusah payah.
Baca: Pasca B.I iKON Hengkang, YG Entertainment Buat Pengumuman yang Bikin iKONIC Tambah Kesal
Baca: Lama Tak Muncul di TV, Potret Cantiknya Diana Pungky yang Mantan Suaminya Nikahi Gwen Priscilla
Baca: Catatan Karier Militer Kivlan Zen dan Ryamizard Ryacudu, Minta Perlindungan ke Menteri Pertahanan
Kejadiannya sendiri cukup unik, mengingat korban melapor kehilangan motornya pada Sabtu (8/6/2019), dan menemukan kembali di halaman rumah tetangganya pada Senin (10/6/2019), yang mana dibawa oleh tamu dari tetangganya.
Kejadian bermula saat ia melaporkan motornya hilang di halaman rumahnya ke Polsek Sukodono.
Namun selang dua hari kemudian, ia tak sengaja melihat motornya terparkir di depan rumah tetangganya.
Setelah dihampiri, ternyata motor tersebut dibawa oleh Sagi bin Tuyo (21) warga Desa Merakan Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang.
Bersama anak dan istrinya, Sagi gunakan motor tersebut untuk bersilaturahmi dalam rangka Hari Raya Idul Fitri.
Korban pun langsung menghubungi Polsek Sukodono atas kejadian tersebut.
Dalam pengakuannya, tersangka mengatakan bahwa ia mendapatkan motor tersebut dari orang tak dikenal yang sama-sama mencuci motor di sungai.
Orang tak dikenal tersebut menawarkan uang Rp 200 ribu plus motor tersebut untuk ditukarkan dengan motor milik tersangka.