Pasien BPJS Ditolak Lantaran Lagi Proses Akreditasi, RSUD Mayjen H.A Thalib Beri Penjelasan

Keluarga pasien Rumah Sakit Umum Daerah Mayjen H.A Thalib Kerinci terkejut mendengar pernyataan oknum pegawai pelayanan rumah sakit tersebut.

Pasien BPJS Ditolak Lantaran Lagi Proses Akreditasi, RSUD Mayjen H.A Thalib Beri Penjelasan
KONTAN/BAIHAKI
31032016_bpjs kesehatan 

Pasien BPJS Ditolak Lantaran Lagi Proses Akreditasi, RSUD Mayjen H.A Thalib Beri Penjelasan

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Keluarga pasien Rumah Sakit Umum Daerah Mayjen H.A Thalib Kerinci terkejut mendengar pernyataan oknum pegawai pelayanan rumah sakit. Katanya pihak rumah sakit menolak pasien BPJS dengan alasan RSUD masih dalam proses penilaian akreditasi.

Hal tersebut diakui langsung keluarga korban, Iryanto warga Tebing Tinggi, Kecamatan Siulak Mukai, Kerinci. Bahwa pada Rabu pagi (9/5) dirinya membawa anaknya MF (16) ke RSUD karenakan sakit perut yang sudah dalam kondisi lemah.

Diceritakan Iriyanto, kejadian tersebut sekira pukul 10.00 WIB, anak keempatnya itu tiba-tiba mendadak pulang sekolah sakit perut dengan kondisi sudah lemah. Melihat kondisi tersebut, Iriyanto tanpa menunggu lama langsung membawa anaknya itu ke RSU.

Baca: Ini Gambaran OPD yang Akan Dipecah Pemkab Kerinci

Baca: Harga Sembako di Muarojambi Mulai Normal, Bawang Putih Turun Rp 60 Ribu Sekilo

Baca: Ranger Wildlife Conservation Area PT LAJ Temukan Gajah Mati di Semambu, BKSDA Kirim Tim Investigasi

Baca: 146 Warga Batanghari Dipastikan Berangkat Haji, Kemenag Minta Calon Jemaah Haji Jaga Kesehatan Fisik

Baca: Tim Satgas Pangan Jambi Sidak ke Pasar Keramat Tinggi, Harga Bawang Putih Turun Rp 45 Ribu Sekilo

Setiba di RSU, langsung diproses di ruangan Instalasi Gawat Darurat. Ketika itu, salah seorang pegawai menanyakan langsung kepada keluarga korban bahwa melalui umum atau BPJS.

"Saat itu, mereka mengatakan bahwa Askes tidak bisa berlaku saat ini, karena dalam proses Akreditasi, jadi kalau mau berobat di luar silakan," ungkap Ayah pasien menceritakan ucapan salah seorang petugas RSU di IGD.

Mendengar ucapan itu sambung Irianto, tanpa berpikir panjang dikarenakan panik melihat kondisi anak yang sudah melemah. Mereka dengan sigap, langsung membawa anaknya keluaR RSUD dan langsung membawa pergi ke rumah sakit DKT.

"Saat ini kondisi masih lemah, dirawat di RS DKT," ungkapnya.

Atas kejadian tersebut, pihaknya sangat menyesalkan tindakan dari oknum pegawai RSU MHA Thalib Kerinci. Dikarenakan disaat kondisi kritis, malah tidak diterima untuk dirawat.

Menanggapi hal tersbeut Kabag TU RSUD Mayjen H.A Thalib Kerinci, Serigar mengatakan bahwa memang saat ini masih dalam kondisi survei simulasi sistem akreditasi. Namun meskipun demikian, tidak ada istilah menolak pasien selama proses akreditasi.

Halaman
12
Penulis: heru
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved