Mendekati Ramadan Harga Sembako di Kota Jambi Mulai Bergejolak, Ayam, Bawang, Cabai Naik

Mendekati bulan suci Ramadan, beberapa harga kebutuhan pokok di Kota Jambi mulai merangkak naik.

Mendekati Ramadan Harga Sembako di Kota Jambi Mulai Bergejolak, Ayam, Bawang, Cabai Naik
Tribunjambi/Rohmayana
Suasana di pasar Angso Duo di blok dua. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Mendekati bulan suci Ramadan, beberapa harga kebutuhan pokok di Kota Jambi mulai merangkak naik. Seperti daging ayam, bawang merah dan bawang putih, serta cabai.

Menanggapi hal ini Kepala Disperindag Kota Jambi, Komari mengatakan bahwa kenaikan harga agak tinggi terjadi pada komoditi bawang putih. Sebelumnya hanya Rp 35 ribu, saat ini naik menjadi Rp 45 ribu. Sementara untuk ayam boiler, dari sebelumnya per kilo Rp 38 ribu, kini naik menjadi Rp 40 ribu per kilo.

Kata Komari, kenaikan harga komoditi di pasar dipicu harga dari sumber yang juga mengalami kenaikan. Sejumlah bahan makanan pokok yang masih fluktuatif di antaranya adalah ayam, bawang dan cabai. "Tapi kalau beras, minyak sayur tetap stabil," katanya.

“Kalau untuk cabai, kita dipasok dari Padang, sementara bawang dipasok dari Jawa dan Padang, harga bawang memang tinggi dari sumber,“ imbuhnya.

Kata Komari, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi terkait tingginya harga sembako tersebut.

Baca: Banyak Jalan Rusak, Damkar Batanghari Mengeluh Kita Sampai Lokasi Api Sudah Padam

Baca: 10 Kali Kebakaran Terjadi Dalam Empat Bulan di Batanghari, Ternyata Pemicunya Hal Sepele

Baca: Sekolah di Kota Jambi Buat Acara Perpisahan di Hotel, Disdik: Perpisahan Tak Perlu Mewah-mewahan

Baca: Awalnya Hanya Iseng, Kini Nadia Mulai Keteteran Layani Pesanan Kue Pelanggan

Baca: Tak Perlu Mahal untuk Tampil Cantik dan Fresh, Coba Lakukan Tips Sederhana dari Nadia Ini

“Kami sudah koordinasi, kenapa harga naik lagi. Untuk Antisipasi, kita juga akan komunkasi dengan agen,” katanya.

Sementara itu Wali Kota Jambi Syarif Fasha memastikan jelang Ramadan harga dan pasokan bahan makanan pokok di Kota Jambi tetap stabil.

Ia mengaku jelang 2 pekan memasuki bulan Ramadan ini, pihaknya belum terima laporan dan menemukan adanya kenaikan bahan makanan pokok yang melonjak tinggi.

"Kami belum menemukan hal tersebut, dan belum ada laporan terhadap jenis-jenis item tersebut. Kalau naik 2-3 persen saya kira wajar, tapi kalau sudah puluhan persen itu Satgas pangan akan turun," kata Fasha.

Fasha mengatakan bahwa jika nantinya ada lonjakan harga yang signifikan, maka Satgas pangan bisa memanggil para pelaku usaha untuk menanyakan hal tersebut.

"Bisa ditanyakan apakah stoknya kurang atau ada faktor lain. Kita cukup terbantu dengan adanya Satgas pangan ini," katanya.

Dia menambahkan pemerintah tidak bisa mengatur harga di pasaran, akan tetapi pemerintah bisa menekan harga.

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved