Sekolah di Kota Jambi Buat Acara Perpisahan di Hotel, Disdik: Perpisahan Tak Perlu Mewah-mewahan

Dinas Pendidikan mewanti-wanti kepada sekolah agar tidak melaksanakan acara perpisahan secara mewah.

Sekolah di Kota Jambi Buat Acara Perpisahan di Hotel, Disdik: Perpisahan Tak Perlu Mewah-mewahan
tribunjambi/rohmayana
Arman kepala dinas pendidikan kota Jambi 

- Pasca pelaksaaan UNBK SMP/MTs sederajat di Kota Jambi, Dinas Pendidikan mewanti-wanti kepada sekolah agar tidak melaksanakan acara perpisahan secara mewah.

Sebab, saat ini beberapa sekolah telah melaksanakan acara perpisahan bahkan digelar di hotel dengan acara yang mewah. Sehingga siswa harus membayar sumbangan dengan cukup besar.

Arman, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi menghimbau kepada sekolah khususnya SMP untuk tidak menyelenggarakan acara perpisahan dengan mewah. Bahkan menggunakan sarana dan prasarana hotel. Hal tersebut dinilai tidak terlalu menjadi tujuan utama dalam acara perpisahan.

Baca: Baru 14 Menit Posting Nasehat Siap Hadapi Kenyataan, Akun Aa Gym Diserbu Netizen

Baca: Tunjangan Sertifikasi Guru SMA/SMK/PKLK di Provinsi Jambi Belum Bisa Dicairkan, Tunggu SK

Baca: VIDEO: Beragam Cagar Budaya Jambi di Pameran Hari Pendidikan, Ditampilkan oleh BPCB

Baca: Ajarkan Anak Puasa Walaupun Tidak Tega, Ini Trik SmartMom Bunda Yulia Safitri

“Kita menghimbau kepada sekolah bahwa acara perpisahan itu tidak perlu mewah. Cukuplah melaksanakan acara itu di sekolah saja, dengan memanfaatkan fasilitas yang ada di sekolah. Acara perpisahan itukan sebenarnya yang penting itu momennya. Dimana anak-anak meminta restu dengan para guru untuk melanjutkan studi. Sekalian meminta maaf jika ada kesalahan selama tiga tahun. Itulah momen yang mengharukan yang sebenarnya tujuan dari pelaksanaan acara perpisahan. Bukan untuk bermewah-mewahan,” jelasnya.

Arman mengatakan bahwa sumbangan untuk acara perpisahan diperbolehkan, bahkan tidak termasuk kedalam kategori pungutan. Sebab, acara perpisahan juga merupakan keinginan anak yang direalisasikan secara bersama. Sejauh sumbangan tersebut tidak memberatkan siswa. Sebab menurutnya, untuk sumbangan acara perpisahan tidak diwajibkan bagi siswa yang kurang mampu.

“Untuk sumbangan acara perpisahan tersebut tidak diback up oleh Dinas atau sekolah. Melainkan Langsung kepada komite sekolah. Bagi siswa yang kurang mampu, tidak diwajibkan untuk membayar. Sementara jumlah sumbangan juga berdasarkan kesepakatan bersama. Yang penting tidak memberatkan siswa,” katanya.

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved