Awalnya Hanya Iseng, Kini Nadia Mulai Keteteran Layani Pesanan Kue Pelanggan
Tidak harus menunggu punya banyak modal, dengan modal kreativitas kita bisa menciptakan usaha.
Penulis: Nurlailis | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Menjadi pengusaha lagi trend bagi anak muda saat ini. Tidak harus menunggu punya banyak modal, dengan modal kreativitas kita bisa menciptakan usaha.
Bisa berawal dari hobi atau keisengan, sebuah usaha yang dirintis kecil-kecilan bisa menghasilkan pendapatan yang lumayan besar.
Hal ini pula lah yang membuat Nadia Indah Pratiwi membuat usaha kue. Saat lulus sekolah ia merasa harus menyalurkan hobi memasaknya sehingga berpikiran untuk menjual kue.
Kue yang dijual salah satunya berupa brownies dengan toping karena menurutnya anak-anak muda suka dengan beragam toping. Juga kue-kue kekinian.
"Pelanggan itu merasa senang dengan pesanan dengan toping yang beragam. Juga Kita harus tetap up date dengan tren kue saat ini karena selalu ada inovasi baru," ungkap mahasiswi Unja ini.
Baca: Tak Perlu Mahal untuk Tampil Cantik dan Fresh, Coba Lakukan Tips Sederhana dari Nadia Ini
Baca: 10 Kali Kebakaran Terjadi Dalam Empat Bulan di Batanghari, Ternyata Pemicunya Hal Sepele
Baca: Ajarkan Anak Puasa Walaupun Tidak Tega, Ini Trik SmartMom Bunda Yulia Safitri
Baca: Sekolah di Kota Jambi Buat Acara Perpisahan di Hotel, Disdik: Perpisahan Tak Perlu Mewah-mewahan
Baca: UPDATE Hasil Real Count KPU Pilpres 2019 Jokowi vs Prabowo Hari Ini Sabtu 27 April Data Masuk 42,4%
Saat ini selain menjual via online, kuenya ada yang dititip di IPEMI Jambi. Bahkan sekarang juga masih keteteran dengan pesanan karena banyak menjelang bulan puasa.
"Padahal dulu awalnya pembuatan, belanja, masak, sampai antar ke pembeli juga saya mengerjakan sendiri. Untuk itulah saya meminta bantuan saat ini," ujarnya.
Nadia sempat jatuh bangun dalam memulai usahanya, karena semuanya dimulai otodidak. Tapi semua dilewati hingga bertahan sejauh ini.
"Secara rasa juga sudah punya khas. Ketika meminta bantuan orang lain juga perlu waktu hingga rasanya pas. Saya juga tidak menyerahkan sepenuhnya kepada orang lain, tetep ada bagian saya yang mengerjakan," ujarnya.