Pemilu 2019

Lembaga Surveinya Minta Dibubarkan Karena Tidak Dipercaya oleh Kubu 01 dan Kubu 02, Ini Alasannya

Lembaga Surveinya Minta Dibubarkan Karena Tidak Dipercaya oleh Kubu 01 dan Kubu 02, Ini Alasannya

Editor: Andreas Eko Prasetyo
antarafoto
Jokowi dan Prabowo 

Lembaga Surveinya Minta Dibubarkan Karena Tidak Dipercaya oleh Kubu 01 dan Kubu 02, Ini Alasannya

TRIBUNJAMBI.COM - Direktur Ekstekutif Lembaga Survei Indikator, Burhanuddin Muhtadi, angkat suara saat lembaganya diminta bubar.

Hal ini disampaikan Burhanuddin Muhtadi melalui Twitter miliknya, @BurhanMuhtadi, Sabtu (20/4/2019).

Mulanya, warganet dengan akun @aflahdjamin mengunggah soal PDIP yang merilis hasil quick count pemilihan presiden (pilpres) internal mereka.

Hasilnya, paslon Jokowi-Maruf mendapatkan 63 persen suara, sementara paslon Prabowo-Sandi mendapatkan 37 persen.

"@BurhanMuhtadi haha ente gak dipercaya sama 01 dan 02. Baiknya bubar saja QC nya," tulis akun @aflahdjamin.

Baca Juga:

VIDEO: Live Streaming Laga Inter Milan vs AS Roma, Pertandingan sedang Berlangsung, Skor 0-1

Bisa Naik MRT Bareng Jokowi, Chaha Frederica Senang, Olla Ramlan pun Teriak: Olla Cinta Pak Jokowi

Jaga Kemenangan Prabowo-Sandi, Gerindra Ancam Lakukan People Power Bila Hasil Pengumuman Berbeda

Keberkahan Malam Nifsu Syaban, Ustaz Abdul Somad: Allah Ampuni Semua Dosa, Kecuali Dua Orang Ini

Menjawab hal itu, Burhanuddin mengatakan dirinya tak peduli dengan quick count yang dirilis oleh PDIP.

Bahkan dirinya membela tetap percaya dengan rilis hasil quick count yang dikeluarkan oleh pihaknya.

Di mana surbei Indikator mendapatkan hasil 54, 60 persen untuk Jokowi-Maruf dan 45.40 persen unutk Prabowo-Sandi.

"Ya terserah PDIP percaya sama quick count kami atau tidak.

Saya tidak peduli. Yg penting saya percaya dengan data saya, percaya dengan kredibilitas para enumerator dan statistisi saya," jawab Burhanuddin Muhtadi.

Baca Juga:

TIGA Pendaki Berpengalaman Dilaporkan Hilang di Gunung, Diduga Tewas Tertimbun Longsor Badai Salju

Jokowi Utus Luhut Binsar Pandjaitan Temui Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak: Pak Prabowo Mau Fokus

HANYA Lantaran Lupa Beli Paha Ayam, Seorang Istri Tega Menghabisi Nyawa Suaminya Sendiri

Ramalan Zodiak, Minggu 21 April 2019, Virgo Keberuntunganmu Hari Ini, Sagitarius Bakatmu Diakui

Kicuan Burhanuddin Muhtadi saat lembaganya diminta mundur, Sabtu (20/4/2019)
Kicuan Burhanuddin Muhtadi saat lembaganya diminta mundur, Sabtu (20/4/2019) (Capture Twitter @burhanmuhtadi)

Dilansir oleh channel YouTube Official iNews, PDIP telah merilis hasil quick count internal milik mereka, Jumat (19/4/2019).

Total sebanyak 10 juta lebih menjatuhkan pilihan untuk Jokowi-Ma'ruf atau 63 persen.

Data sementara yang dibeberkan oleh PDIP berkaitan dengan klaim pihak Prabowo-Sandiaga tentang kemenangannya pada Pilpres 2019.

Dikutip dari channel YouTube tvOneNews, Jumat (19/4/2019), PDI-Perjuangan melakukan konferensi pers untuk membuka data sementara perolehan suara Jokowi-Amin dan Prabowo-Sandi.

Dalam konferensi pers tersebut, PDI-Perjuangan menjelaskan hasil perhitungan suara yang dilakukan oleh tim saksi PDIP.

Baca Juga:

DPRD Tanjab Barat Desak Pemprov Jambi Tuntaskan Pembangunan Jalan Teluk Nilau -Tebing Tinggi

DITAGIH Janji Potong Leher Setelah Prabowo Ungguli Jokowi di Madura, Jawaban La Nyalla Mengejutkan

Ternyata Karena Alasan Ini Warga Tanjab Barat Ikut Desak Pemprov Jambi Bangunan Jalan Teluk Nilau

Kabar Terkini Kangen Band, Setelah Ditinggal Babang Tamvan Alias Andika Mahesa Berkarir Solo

Data tersebut diambil dari lebih dari 10 juta suara yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dari data yang diperoleh PDI-Perjuangan, didapatkan perolehan suara sementara pada pukul 14.04 WIB, pasangan Jokowi-Ma'ruf mendapatkan suara 63 % sementara pasangan Prabowo-Sandi mendapatkan perolehan suara sementara 37 %.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved