Seminggu Tak Kunjung Ditambal, Lubang Perbaikan Jalan di Kerinci Makan Korban

Lubang jalan dari proyek perbaikan jalan nasional di Kabupaten Kerinci justru jadi penyebab kecelakaan lalu lintas.

Seminggu Tak Kunjung Ditambal, Lubang Perbaikan Jalan di Kerinci Makan Korban
Tribunjambi/Heru
Lubang jalan dari proyek perbaikan jalan di Kerinci. 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Lubang jalan dari proyek perbaikan jalan nasional di Kabupaten Kerinci justru jadi penyebab kecelakaan lalu lintas.

Pantauan Tribunjambi.com, jalan nasional yang telah dilubanggi tersebut terdapat antara Desa Tanjung Tanah, Kecamatan Danau Kerinci hingga Desa Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh. Sepanjang jalan tersebut dipenuhi lubang-lubang yang cukup dalam dan umumnya memanjang.

Lubang-lubang tersebut telah digali lebih kurang satu pekan yang lalu. Namun hingga saat ini, belum juga
dilakukan pengaspalan.

Salah seorang warga yang menjadi korban jalan itu, Suryati (30) warga Kecamatan Danau Kerinci, Senin (14/4) mengungkapkan, bahwa beberapa hari lalu dirinya harus mengalami luka disekejur tubuh. Sebab dirinya mengalami kecelakaan tunggal di jalan lurus, tepatnya antara Desa Koto Iman dan Tanjung Tanah.

"Saat melintas motor saya masuk ke lubang dan terjatuh," ungkapnya.

Baca: Ketahuan Kampnye di Masa Tenang Pemilu 2019, Bawaslu Batanghari Ancam Diskualifikasi Caleg

Baca: Dua Hari Masa Tenang, Bawaslu Batanghari Cabut 1.000 APK Jelang Pemilu 2019

Baca: Curah Hujan Tinggi, Peternak di Bungo Diimbau Waspadai Virus, Ini Kata Dinas Peternakan Bungo

Baca: Bensin Eceran Tumpah, Rumah dan Warung Sarinin di Sarolangun Habis Terbakar, Rugi Ratusan Juta

Baca: VIDEO: Empat Hari Hanyut di Sungai Batang Tebo Zahra Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kondisi Jasadnya

Dikatakannya, saat terjadi kecelakaan dirinya sedang bersama anak perempuannya. Akibatnya dirinya dan anaknya mengalami luka ringan.

"Memang lukanya tidak apa-apa, tapi lubang-lubang tersebut sangat berbahaya kalau lama dibiarkan," kesalnya.

Derita yang sama juga dialami Haryanto (38). Tak hanya luka, kendaraan yang digunakan juga rusak berat, akibat kecelakaan.

"Sebenar sudah banyak yang kecelakaan seperti saya akibat jalan yang dilubanggi tersebut," ungkapnya.

Untuk itu dia minta agar pihak yang melakukan perbaikan jalan tersebut segera menyelesaikan pekerjaan mereka. Sebab jika lama dibiarkan akan memakan korban lebih banyak lagi.

"Ini sudah digali, tapi dibiarkan begitu saja. Seharusnya langsung ditambal," ujarnya.

Penulis: heru
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved