Siapkan Anggaran Rp77 Miliar Lebih, TTP ASN di Pemkab Batanghari Bakal Dibayar Bulan Ini

Siapkan Anggaran Rp77 Miliar Lebih, TTP ASN di Pemkab Batanghari Bakal Dibayar Bulan Ini

Siapkan Anggaran Rp77 Miliar Lebih, TTP ASN di Pemkab Batanghari Bakal Dibayar Bulan Ini
TRIBUNJAMBI/ABDULLAH USMAN
ASN di Kabupaten Batanghari 

Siapkan Anggaran Rp77 Miliar Lebih, TTP ASN di Pemkab Batanghari Bakal Dibayar Bulan Ini

MUARABULIAN, TRIBUNJAMBI - Tunjangan tambahan penghasilan pekerja (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah Pemerintah Kabupaten Batanghari, direncakan bakal dibayar Maret 2019 ini. Jumlah total anggaran Rp77 miliar lebih.

Rencana pembayaran ini, sebelumnya dijadwalkan yakni Februari lalu. Namun molor dengan alasan masih menunggu pembahasan Peraturan Bupati (Perbub).

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kabupaten Batanghari, M Azan, saat dikonfirmasi mengakui, sejauh ini belum ada TPP yang dibayarkan.

Baca: VIDEO: Detik-detik Menteri Susi Semprot Anggota Dewan saat Rapat karena Pemakaian Plastik

Baca: Pemkot Jambi Naikkan TPP Hingga 30 Persen, Ini Ketentuannya

Baca: Erick Thohir Pastikan Posisi Romahurmuziy Digantikan oleh Orang dari Partai Persatuan Pembangunan

"Namun tim penyusun sudah berkoordinasi dengan beberapa OPD terkait. Insya Allah Maret iji jika sudah diteken. Namun berlakunya tetap per Januari dan akan dirapel dua bulan sekaligus," katanya, Rabu (13/3).

Azan mengatakan, pembayaran TPP per pegawai juga dipengaruhi serapan anggaran di masing-masing OPD.

"Artinya, jika serapan anggaran atau kas OPD tak terpenuhi, atau laporan kinerja ASN baik struktural maupun non struktural itu buruk, maka TPP juga tidak bisa dibayarkan," katanya.

Dia menyebutkan, batas minimal besaran TPP per pegawai golongan satu yaitu Rp 1,250 juta. Sementara besaran maksimalnya yaitu Rp 11 jutaan.

"Untuk yang terendah itu ada di Dinas Pendidikan yaitu penjaga sekolah. Kalau yang paling tinggi itu Sekda," sebutnya.

Baca: Jadwal & Niat Puasa Ayyamul Bidh 13, 14, 15 Pada Bulan Rajab, Simak Juga Keutamaan dan Pahalanya

Baca: Pelegalan Cagar Budaya, Ini Peran Penting Tim Khusus yang Belum Dimiliki Provinsi Jambi

Untuk diketahui, pada akhir 2018 lalu pembayaran TPP dipotong sebesar 40 persen pada setiap penerima di masing-masing OPD. Mengingat jika dibayar sesuai perhitungan konsep, maka Kabupaten Batanghari akan mengalami defisit.

"Tanda kutip, Jika dibayar sesuai dengan konsep sebenarnya di akhir 2018 itu, kabupaten akan defisit. Nah di tahun 2019 ini tidak adalagi pemotongan 40 persen tersebut," katanya.

Baca: Sosok Berpengaruh di Jawa Timur Tawarkan Jet Pribadi ke UAS, Ini Ucapan Duka dari Tokoh Nasional

Baca: Jadwal Perempat Final Liga Champions 2019, Man United vs Barcelona dan Juventus vs Ajax Amsterdam

TPP sendiri bertujuan untuk meningkatkan tambahan penghasil pekerja (ASN) yang bekerja dengan disiplin. Pembayarannya pun berbeda. Untuk pegawai Struktural dihitung beradasarkan eselon. Sedangkan non struktural berdasarkan golongan.

"Pada intinya, setiap pegawai akan mendisiplinkan diri mereka, jika dalam sebulan itu tidak hadir dan tidak ada laporan kerja, maka TPP-nya akan dipotong," ungkap Azan. (*)

Siapkan Anggaran Rp77 Miliar Lebih, TTP ASN di Pemkab Batanghari Bakal Dibayar Bulan Ini (Rian Aidilfi Afriandi/Tribun Jambi)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved