Banyak Desa Kekurangan Air Bersih di Batanghari, 2019 Dapat Bantuan 2 Sumur Bor Air dari Kementerian

"Dari 30 titik yang diajukan ke kementerian ESDM itu hanya 2 yang diterima," ujarnya saat dikonfirmasi wartawan di meja kerjanya, Rabu (27/2/2019).

Banyak Desa Kekurangan Air Bersih di Batanghari, 2019 Dapat Bantuan 2 Sumur Bor Air dari Kementerian
tribunjambi/rian
Kepala Bagian LH SDA Kabupaten Batanghari, Yunus 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rian Aidilfi Afriandi

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Tahun ini, Kabupaten Batanghari mendapat tambahan 2 titik pembangunan sumur bor air dari total 14 titik se-Provinsi Jambi. Tambahan merupakan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN).

Dua titik sumur bor itu merupakan dari 30 titik yang diajukan oleh Lingkungan Hidup Sumber Daya Alam (LH SDA) Kabupaten Batanghari.

Meski demikian, tambahan dua titik sumur bor di Kabupaten Batanghari itu masih dirasa kurang. Pasalnya, masih banyak desa yang kekurangan air bersih.

Baca: Tahun Ini, Kabupaten Batanghari Dapat Bantuan Dua Sumur Bor Air dari Pusat, Ini Syarat yang Dipenuhi

Baca: Real Madrid vs Barcelona di Semifinal Copa del Rey 2019, Evening Stadndard Prediksi Messi dkk Menang

Baca: Razia Kendaraan di Pal V, 4 Unit Sepeda Motor Diamankan, 47 Pengendara Diberikan Surat Tilang

Ini disampaikan oleh Kepala Bagian LH SDA Kabupaten Batanghari, Yunus.

"Dari 30 titik yang diajukan ke kementerian ESDM itu hanya 2 yang diterima," ujarnya saat dikonfirmasi wartawan di meja kerjanya, Rabu (27/2/2019).

Dua titik sumur bor air itu, katanya, bakal ditempatkan di desa yang benar-benar membutuhkan air bersih dan jauh dari Sungai Batanghari.

Baca: Pedagang Pasar Talang Banjar, Unjuk Rasa ke DPRD Kota Jambi, Ini Tuntutan Mereka

Baca: Oknum Kades Gelapkan Dana Desa Untuk Beli Avanza dan Biaya Berobat

Baca: Info Lowongan Kerja - BUMN Rekrutmen ODP BNI Buka Lowongan Kerja, Gaji Awal Rp 7 Juta

Namun, hingga kini pihaknya masih menunggu arahan dari Sekda Kabupaten Batanghari untuk melakukan survey lokasi.

"Sekarang belum kita survey. Masih menunggu kebijakan," ujarnya lagi. (*)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved