668 Warga di Tanjab Timur, Belum Rekam e-KTP, Dukcapil Optimis Rampung Jelang Maret

Dikatakannya, Dukcapil terus melakukan penerbitan rekam e-KTP hingga jelang pemilu mendatang. Dan, ditargetkan Maret sudah selesai.

668 Warga di Tanjab Timur, Belum Rekam e-KTP, Dukcapil Optimis Rampung Jelang Maret
tribunjambi/abdullah usman
Warga mengurus data kependudukan di Dukcapil Tanjab Timur 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Pemilihan umum (Pemilu) Presiden dan legislatif, menyisakan waktu dua bulan lagi. Sedangkan masih ada 600 jiwa penduduk belum melakukan perekaman.

Berdasrkan data yang dihimpun Tribunjambi.com, dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Tanjab Timur, jumlah total penduduk Tanjab timur saat ini sebanyak 226.390 jiwa. Dimana dari jumlah tersebut, wajib KTP sebanyak 163.166 jiwa, dimana yang sudah melakukan perekaman 162.508 per 28 januari 2019.

Baca: Ratusan Warga Binaan di Lapas Sarolangun, Terancam tak Nyoblos, Dukcapil Kesulitan Perekaman e-KTP

Baca: Bagaimana Sikap Politik Ustaz Yusuf Mansyur, Ustaz Abdul Somad dan Aa Gym di Pilpres 2019?

"Dengan demikian saat ini masih ada sekitar 668 jiwa lagi yang belum melakukan perekaman, dan kita targetkan sebelum Maret sisa tersebut harus Rampung," sebut Kadis Dukcapil Tanjab Timur, Ambok Ali melalui Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk M Syainal, kepada Tribunjambi.com, Senin (11/2/2019).

Dikatakannya, Dukcapil terus melakukan penerbitan rekam e-KTP hingga jelang pemilu mendatang. Dan, ditargetkan Maret sudah selesai. Menurutnya saat ini yang paling banyak belum melakukan perekaman e-KTP berada di Kecamatan Sabak Barat dan Kec Berbak.

Baca: Siapakah Ancika Mehrunisa? Selain Milea, Ada Sosok Wanita Lain di Kehidupan Dilan

Baca: Velentine Day - Kabun Binatang ini Tawarkan Cara Membunuh Mantan, 1500 Nama Mantan Didaftarkan

Baca: Pengakuan Aneh Pria Pencuri 29 Mayat Gadis Ini: Dia Jarah di 500 Pemakaman, Ini Alasannya

"Kalau berbicara penyebabnya, balik lagi kemasyarakat kita. Memang Sabak Barat merupakan ibu kota Tanjab Timur, karena kesadaran masyarakat masih rendah untuk perekaman," ungkapnya.

Pihaknya juga menghimbau masyarakat untuk dapat melakukan perekaman, karena KTP tersebut bukan dibutuhkan hanya untuk sesaat saja, nelainkan sangat penting bagi melengkapi data diri lainnya.

Baca: Perlawanan Terakhir ISIS di Suriah Timur, Berapa Banyak Militan yang Tersisa?

Baca: Deretan Artis yang Merupakan Keturunan Kerajaan, Ada Artis yang Awet Muda Meskipun Sudah Kepala 5

Untuk melaksanakan capaian tersebut, pihaknya melakukan perekaman dengan sistem jemput bola kedesa desa. Dimana untuk awal tahun 2019 ini saja sudah beberapa desa kita kita kunjungi.

"Dengan sebutan layanan keliling jemput bola (Yang ling Jebol). Kendala saat ini untuk jemput bola Dukcapil tidak memiliki kendaraan operasional pelayanan keliling khusus (seperti kendaraan cetak SIM) sehingga pelayanan bisa dilakukan ditempat-tempat ramai kapan saja," jelasnya. (*)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved