'Perlawanan Terakhir' ISIS di Suriah Timur, Berapa Banyak Militan yang Tersisa?

Dua tahun lalu, ISIS menguasai banyak wilayah di Suriah dan Irak. Tapi sekarang mereka terkurung di sebuah wilayah kecil di provinsi Deir al-Zour,

'Perlawanan Terakhir' ISIS di Suriah Timur, Berapa Banyak Militan yang Tersisa?
DELIL SOULEIMAN/AFP
Pasukan Demokratis Suriah (SDF) tengah melakukan "pertempuran terakhir untuk menghancurkan ISIS" di desa perbatasan Baghuz. 

'Perlawanan Terakhir' ISIS di Suriah Timur, Berapa Banyak Militan yang Tersisa?

TRIBUNJAMBI.COM - Pasukan yang didukung AS di Suriah mengatakan bahwa mereka menemui perlawanan sengit dalam serangan terhadap daerah kantong terakhir yang dikuasai militan ISIS di negara tersebut.

Juru bicara Pasukan Demokratis Suriah (SDF) berkata kepada kantor berita AP bahwa para jihadis ISIS "paling berpengalaman" mempertahankan benteng terakhir mereka.

Baca: Ini Dia Bos ISIS yang Dianggap Paling Brutal: Pernah Bakar Tawanan Hidup-hidup dalam Sangkar

Baca: Pasukan ISIS Takut Mati di Tangan Tentara Wanita Batalyon ke-2: Ternyata Alasannya Bikin Merinding

Baca: Jadwal MotoGP 2019 - Duet Maverick Vinales & Valentino Rossi di Tes Pramusim MotoGP Qatar

Dua tahun lalu, ISIS menguasai banyak wilayah di Suriah dan Irak.

Tapi sekarang mereka terkurung di sebuah wilayah kecil di provinsi Deir al-Zour, bagian selatan Suriah, dekat perbatasan Irak.



Ribuan warga sipil mengungsi dari pertempuran di desa terakhir yang dikuasai militan ISIS.
Ribuan warga sipil mengungsi dari pertempuran di desa terakhir yang dikuasai militan ISIS. (GETTY IMAGES)

Pada Sabtu (09/02), setelah jeda selama lebih dari sepekan untuk memungkinkan sekitar 20.000 warga sipil meninggalkan wilayah tersebut, juru bicara SDF Mustafa Bali mengatakan kelompok tersebut melancarkan "pertempuran penghabisan untuk menghancurkan ISIS" di desa perbatasan Baghuz.

Semalam ia berkata kepada kantor berita Associated Press (AP): "Pertempuran sangat sengit. Mereka yang tersisa di dalam adalah [petarung] paling berpengalaman yang mempertahankan benteng terakhir mereka. Dari sini, Anda bisa membayangkan ukuran dan keganasan pertempuran."

SDF, disokong serangan udara yang dilancarkan pasukan koalisi yang dipimpin AS, telah mengusir ISIS dari kota-kota dan desa-desa di Suriah bagian timur laut dalam beberapa bulan terakhir.

Baca: Prilly Latuconsina Berhijab, Lihat Penampilannya Sekarang yang Beda, Ini Alasannya

Baca: Vanessa Angel dan Ahmad Dhani Selama di Sel Rindukan Makanan Favorit, Mulan Pilih Jualan Mukena

Pada puncak kekuasaannya di 2014, ISIS mendirikan "kekhalifahan" yang membentang sepanjang Suriah dan Irak dengan kawasan seukuran Inggris dan berkuasa atas lebih dari 7,7 juta orang.

Pada Desember lalu, Presiden AS Donald Trump mengatakan para militan ISIS "sebagian besar sudah habis" dan mengumumkan bahwa AS akan menarik seluruh 2000 pasukannya dari Suriah.

Halaman
12
Editor: suci
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved