Jepang Bantu Rp 170 Miliar untuk Atasi Banjir Kota Jambi, 8 Sungai Akan Direvitalisasi

Pemerintah Kota Jambi akan kembali menerima bantuan luar negeri untuk mengatasi masalah banjir yang kerap melanda Kota Jambi.

Jepang Bantu Rp 170 Miliar untuk Atasi Banjir Kota Jambi, 8 Sungai Akan Direvitalisasi
TRIBUNJAMBI/ROHMAYANA
Wali Kota Jambi Syarif Fasha meninjau kondisi banjir 

Laporan wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI-Pemerintah Kota Jambi akan kembali menerima bantuan luar negeri untuk mengatasi masalah banjir yang kerap melanda Kota Jambi.

Kali ini bantuan datang dari Jepang, yang rencananya membantu dalam merevitalisasi 8 anak sungai yang ada di Kota Jambi.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kota Jambi, Yunius mengatakan bahwa rencananya Jepang akan membantu sebesar Rp170 miliar untuk menyelesaikan permasalahan 8 anak sungai yang ada di Kota Jambi.

Namun sebelum hal itu direalisasikan, pihaknya meminta supaya pemerintah Kota Jambi memfasilitasi agar tidak ada gangguan atau menjamin keamanan selamat proses pembangunannya nanti.

Baca: Dinkes Temukan 82 Orang di Jambi Kena Kusta, Warga Tanjab Timur Tercatat Paling Banyak

Baca: Kabar Gembira, 1 Maret CPNS Kota Jambi Akan Terima NIP

Baca: Kesal Tertipu Investasi Bodong Hingga Belasan Juta, Devi Diseret Puluhan Korbannya ke Polisi

Baca: AHM Resmi Luncurkan Honda PCX Electric, Ini Keunggulan Teknologi Motor Masa Depan

Baca: Besok, 13 Ribu Warga Batanghari Bakal Terima Beras 10 Kg Gratis

Beberapa sungai yang akan direvitalisasi antara lain adalah Sungai Kambang, Sungai Putri, Sungai Tembuku, Sungai Kenali Besar, dan Sungai Solok Sipin.

"Kita diminta untuk membantu kelancarannya, supaya tidak ada gangguan," katanya.

Kata Yunius, proyek ini akan mulai dikerjakan tahun 2020. Saat ini masih dalam tahapan pematangan perencanaan. Pendanaan sepenuhnya merupakan bantuan dari pemerintahan Jepang. Kata dia, proyek tersebut disalurkan ke Kota Jambi melalui pemerintah pusat yang masuk melalui BWSS VI.

"Kita nantinya hanya sebagai penerima manfaat," ujarnya.

Sementara itu Ketua Komisi III DPRD Kota Jambi, Junedi Singarimbun mengatakan, bahwa pihaknya mendukung proyek bantuan tersebut. Bahkan dirinya juga sudah menghadap langsung ke kementerian.

"Intinya mereka minta bantu untuk menyelesaikan masalah-masalah yang mungkin timbul, seperti misalnya pembebasan lahan. Karena mereka akan merevitalisasi 8 anak sungai di Kota Jambi," katanya.

Dia mengatakan bahwa diharapkan dengan adanya bantuan ini nantinya permasalahan banjir yang ada di Kota Jambi dapat terselesaikan. Kata dia proyek ini akan mulai dikerjakan tahun 2020. Untuk itu dirinya berharap agar pemerintah mulai mempersiapkan diri, terutama dalam hal sosialisasi kepada masyarakat yang berada di sekitar bantaran anak sungai tersebut.

Baca: Sayur Organik Fakultas Pertanian Unja Mulai Dipasarkan di Supermarket, Rasanya Lebih Renyah

Baca: TPS Jauh, Pedagang Pasar Sengeti Pilih Buang Sampah di Pinggir Sungai

Baca: Hasil Survei, Elektabilitas Jokowi-Amin Masih Lebih Tinggi, 56,1 Persen Berbanding 31,7 Persen

Baca: Singgung Video Settingan Warga Nangis-nangis ke Capres/Cawapres, Sudjiwo Tedjo Sebut Iklan Sampo

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved