Hari Raya Imlek, Harga Ayam Potong Turun Rp 25 Ribu per Kilogram
Harga daging ayam potong di pasar tradisional di Kuala Tungkal, turun. Dari semula 32 ribu per kilogram turun menjadi Rp 25 ribu per kilo.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Darwin Sijabat
TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Harga daging ayam potong di pasar tradisional di Kuala Tungkal, seminggu terakhir berangsur turun. Di hari Imlek ini harga ayam potong Rp 25 ribu per kilo.
Salah seorang pedagang ayam potong di Pasar Tanggo Rajo, Tungkal Ilir, Ijul mengungkapkan, jika seminggu terakhir harga ayam potong mulai berangsur turun.
"Harga semula itu Rp 32 ribu per kilogram, sempat sekitar Rp 40 ribu juga. Turun menjadi Rp 28 ribu per kilo dan hari ini kembali turun menjadi 25 ribu per kilo," katanya, Selasa (5/2).
Katanya turunnya harga daging ayam potong ini dikarenakan saat ini distribusi ayam potong dari Jambi sudah mulai lancar.
Baca: Sudjiwo Tedjo Tolak RUU Permusikan, Ini 4 Alasan Musisi Menolak, dan Penjelasan Soal Pasal Karet
Baca: Kepala Samsat Batanghari Beberkan Alasan Batanghari Tak Punya Mesin Cetak Pelat Kendaraan
Baca: Polemik RUU Permusikan, Ini Sebabnya Anang Hermansyah Dikecam, Kini Bantah Dirinya Perumus
Baca: Puluhan Pejabat Eselon II Muarojambi Akan Diganti, Bupati Masnah Masih Rahasiakan Waktunya
Ia juga menjelaskan tingginya harga ayam potong di awal tahun ini disebabkan minimnya persedian ayam. Meski harga telah normal, namun para pedagang mengaku penjualan daging ayam saat ini sepi.
Hal senada juga ungkapkan pedagang ayam lainnya, Ahmad Rivai mengatakan, meski harga ayam potong turun, namun penjualan sepi.
Menurutnya hal itu disebabkan persediaan ayam yang masuk saat ini berukuran kecil atau terlalu besar sehingga minat para pembeli berkurang.
"Yang beli itu ada lah, cuman kurang karena kekecilan, atau kebesaran," terangnya sembari menunjukkan daging ayam.