Resah Dengan Kabar Bisa Meluluskan PPPK Pakai Imbalan Uang, BKPSDM Sarolangun Komentar Seperti Ini

Ia juga menegaskan bahwa mengenai penerimaan PPPK ini jika memang nanti akan dilaksanakan semuanya akan transparan.

Resah Dengan Kabar Bisa Meluluskan PPPK Pakai Imbalan Uang, BKPSDM Sarolangun Komentar Seperti Ini
TRIBUNJAMBI/WAHYU HERLIYANTO
Pegawai BKPSDM Sarolangun 

Masyarakat Diminta Jangan Percaya Kabar Bisa Luluskan PPPK

TRIBUNJAMBI.COM - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sarolangun, diresahkan rumor BKPSDM bisa menjamin kelulusan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) dengan meminta imbalan dalam bentuk uang.

"Kami saat ini sedang mendengar rumor di masyarakat, bahwa setelah cpns akan ada penerimaan PPPK, dan malah yang disudutkan kami BKPSDM, dikatakan BKPSDM mengkordinir dalam bentuk uang gini, gitu untuk meluluskan," kata Kepala BKPSDM, H A Waldi Bakri

Kata Waldi, memang saat ini pihaknya sudah menerima dan mempelajari PP nomor 49 tahun 2018 tentang menejemen PPPK, yang sudah disebarluaskan.

Namun, saat ini pihaknya belum ada mengumumkan ataupun menerima PPPK tersebut, bahkan mekanisme berupa petunjuk tekhnis (Juknis) dan petunjuk pelaksanaannya (Juklak) belum ada didapatkan oleh pihaknya.

"Perlu saya jelaskan dan saya luruskan bahwa memang PPPK, memang pemerintah sudah sebagai amanat UU kepegawaian dan menejemen ASN, sudah turun PP nomor 49 tahun 2018 tentang menejemen PPK. Tetapi pelaksanaan ini kan harus menungu aturan dan sumber dana serta lainnya, memang pppk ini sama dengan PNS tapi ada hak hak yang berlakunya sama, namun tidak menerima pensiunan," katanya.

Baca: KPU Provinsi Jambi Sebut Identitas Penyumbang Harus Jelas, Tidak Boleh Ada Sumbangan Kampanye Anonim

Baca: Dijodohkan dengan Aaliyah Massaid, Dul Jaelani: Taarufnya Besok, Lihat Sosok Aaliyah yang Cantik Ini

Baca: 7 Warung Remang-remang yang Diduga Menyediakan PSK, Didemo Ratusan Warga, Minta Warung Ditutup Total

Baca: Tenaga Honorer Dirumahkan, Sekda Merangin Minta ASN Jangan Terbiasa Manja

"Tetapi kalau dikatakan kami akan terima bulan a, bulan b, itu tidak ada sama sekali. Kedua, ada dikatakan kami bisa koordinir kelulusan itu juga tidak ada, kita ketahui rekrutnya pasti honorer. kami saja belum tahu gimana pengangkatan, kenapa diluar sudah beredar. Kemungkinan tesnya sama dengan CPNS pakai CAT segala macamnya, nanti PPPK sifatnya kontrak, mungkin itu sudah database, kita tidak tahu karena informasi pelaksanaan belum dikasih," katanya lagi.

Ia juga menegaskan bahwa mengenai penerimaan PPPK ini jika memang nanti akan dilaksanakan semuanya akan transparan.

Akan diumumkan secara resmi baik melalui website bkpsdm atau pemkab sarolangun, media bahkan di radio.

"Kalau seandainya ada beredar hal hal itu, mungkin statemen pribadi, saya sudah tanya personal kepada staf saya bahwa tidak ada pernah membicarakan itu, sekarang penerimaan semuanya sudah transparan. Saya minta masyarakat untuk tidak percaya itu, kalau ada keraguan silahkan datang ke BKPSDM," katanya.

Katanya, saat ini pihak BKN pusat sedang menggodok aturan selanjutnya mengenai turunan PP nomor 49 tahun 2018 tersebut.

Jadi, pihaknya saat ini belum mengetahui kapan pelaksanaan penerimaan PPPK, serta berapa jumlahnya.

"Saya tidak akan berikan statement apabila aturan yang datang ke kami belum ada, sekarang baru ada PP yang ada. Masyarakat jangan resah dan tidak terpancing dengan hal-hal yang sifatnya memojokkan dan menyesatkan," katanya.

Baca: Untuk Sementara, Rumah Sakit Ini Tidak Terima Pasien BPJS, Ini Penyebabnya

Baca: Soal Dugaan Pelanggaran Kampanye Rahmat Derita, Bawaslu akan Turun ke 2 Daerah Ini

Baca: Kejari Muarojambi, Buka Posko Pengaduan Suap, Pungli, dan Gartifikasi Penerimaan CPNS

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved