Kejari Muarojambi, Buka Posko Pengaduan Suap, Pungli, dan Gartifikasi Penerimaan CPNS

"Penyegelan itu tujuannya tidak ada aktifitas, nanti kita diskusikan lebih lanjut untuk pembukaan penyegelan itu," pungkasnya

Kejari Muarojambi, Buka Posko Pengaduan Suap, Pungli, dan Gartifikasi Penerimaan CPNS
tribunjambi/syamsul bahri
Kejari Muarojambi, Sunanto 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Muarojambi, akan membuka posko pelaporan terkait gratifikasi, suap, dan pungli terkait dengan proses penerimaan CPNS di Kabupaten Muarojambi. Hal ini berkaca dengan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang berkaitan dengan penerimaan CPNS Kabupaten Muarojambi.

Pembukaan posko ini sebagai wadah untuk masyarakat ataupun peserta CPNS yang merasa di rugikan. Hal ini dimungkinkan adanya masyarakat ataupun peserta CPNS yang selama mengikuti proses CPNS mendapatkan iming-iming dari seseorang untuk dijanjikan lolos CPNS dengan membayar sejumlah uang.

Baca: Kelanjutan Kasus OTT Penerimaan CPNS Muarojambi, Kejari Sita Handphone & Laptop

Baca: Sekda Muarojambi Kaget Pejabat BKD Kena OTT

Baca: Kisah Pemakaman Presiden Soeharto Ada Bunyi Ledakan Aneh, hingga Cuaca Tidak Biasa

Salah satu ruangan di BKD Muarojambi disegel Kejari Muarojambi
Salah satu ruangan di BKD Muarojambi disegel Kejari Muarojambi (tribunjambi/syamsul bahri)

Hal ini disampaikan oleh Kasi Pidsus Kejari Muarojambi, Rudi Firmasnyah. Ia menghimbau jika memang di luar sana ada masyarakat atau peserta CPNS yang merasa di rugikan, dapat melaporkan ke Kejari Muarojambi.

"Iya kita akan membuka posko pelaporan gratfikasi, suap, pungli terkait penerimaan cpns di muarojambi. Kita akan mempersiapkan posko pelaporan dan call centernya," ujarnya, Rabu (2/1/2019).

"Jadi kami kejari muarojambi, menghimbau kepada teman-teman atau peserta cpns yang merasa sempat dirugikan atau ada tindakan kecurangan, untuk bisa melapor ke Kajari Muarojambi," sambungnya.

Sementara itu, terkait dengan penyegelan yang hingga sampai hari ini, tiga ruang kerja di BKD masih di segel. Rudi mengatakan bahwa, segel tersebut akan di buka jika memang situasi sudah kondusif.

Baca: Kisah Pilu, Nenek Ini Dibebaskan Meski Telah Memutilasi Putranya Sendiri Jadi 70 Bagian

Baca: Inilah 7 Artis Tanah Air yang Lolos dari Maut, Mulai dari Rachel Amanda Hingga Ifan Seventeen

Baca: GALERI FOTO: Lifestyle Nia Ramadhani dan Theresa Wienathan, Kompak Berbusana dan Jalan Bareng

Hal ini juga disampaikan oleh Kajari Muarojambi, Sunanto. Ia mengatakan bahwa posko yang akan di buat nantinya untuk membantu kepentingan masyarakat yang sifatnya kepentingan dalam penerimaan CPNS ini.

"Iya nanti kita masih lihat kebutuhan. Jika memang dirasa perlu untuk kami. Maka akan di buat posko. Dalam ini untuk membantu kepentingan masyarakat yang harus kita lindungi dari penyimpangan pejabat-pejabat yang ada disangkakan dalam perkara ini," terangnya.

"Penyegelan itu tujuannya tidak ada aktifitas, nanti kita diskusikan lebih lanjut untuk pembukaan penyegelan itu," pungkasnya.(*)

Penulis: syamsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved