7 Warung Remang-remang yang Diduga Menyediakan PSK, Didemo Ratusan Warga, Minta Warung Ditutup Total

Selanjutnya, massa yang sudah merasa geram langsung menuju ke warung remang-remang yang lokasinya berdekatan dengan melakukan orasi.

7 Warung Remang-remang yang Diduga Menyediakan PSK, Didemo Ratusan Warga, Minta Warung Ditutup Total
tribunjambi/heri
Warga berunjuk rasa meminta agar tujuh warung reman-remang di Jalan 21, Perintis, Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, ditutup total. Warga menduga ketujuh warung tersebut menyediakan PSK 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Heri Prihartono

TRIBUN JAMBI.COM, TEBO - Keberadaan warung remang-remang di Jalan 21, Perintis, Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, membuat sejumlah warga mulai geram.

Akibatnya, Rabu (2/1/2019) ratusan warga menggeruduk sebuah tempat yang diduga sebagai warung remang-remang.

Ratusan masa sempat berkerumun di depan warung remang-remang yang membuat kemacetan. Beruntung petugas yang ikut mengamankan aksi dapat mengurai kemacetan dengan cepat.

Baca: Sinopsis Film Horror DreadOut Tayang di Bioskop 3 Januari, Datang ke Rumah Angker yang Dihuni Iblis

Baca: Viral Ali Kalora Pimpinan Teroris Poso, 3 Fakta Kekejamannya, Rekannya Tewas di Operasi Tinombala

Selanjutnya, massa yang sudah merasa geram langsung menuju ke warung remang-remang yang lokasinya berdekatan dengan melakukan orasi.

Khairul alias Irul Tenggeng, tokoh pemuda Perintis saat berorasi menyampaikan, tujuh warung remang-remang yang berada di Jalan 21 Desa Perintis tersebut, harus ditutup total. Karena warga menilai selama ini keberadaannya terindikasi menyediakan PSK (pekerja sex komersial) dan juga minuman keras (miras).

"Kami minta, mulai hari ini aktifitas tujuh warem di Jalan 21 harus ditutup total. Apabila tidak diindahkan, kami akan datang dengan jumlah masa yang lebih besar lagi," ungkap Khairul.

Baca: Pembebasan Sandera MV Sinar Kudus Oleh Kopassus, Denjaka dan Kopaska Melejitkan Letjen Doni Monardo

Baca: Tenaga Honorer Dirumahkan, Sekda Merangin Minta ASN Jangan Terbiasa Manja

Baca: PREDIKSI City vs Liverpool: 5 Faktor Ini Tak Berpihak Pada The Reds, Tonton di RCTI Pukul 03.00

Camat Rimbo Bujang Sukiman, SP,MM dikonfirmasi mengiyakan adanya aksi ratusan warga Desa Perintis tersebut.

Warga melakukan aksi damai ditujuh Warem Jalan 21 Desa Perintis yakni Warem Al, Warem EK, Warem EN, Warem RN, warem SS, Warem BR, dan Warem FR.

"Masa atau warga meminta agar ketujuh warem tersebut ditutup total, karena selama ini dianggap sudah meresahkan lingkungan. Untuk selanjutnya kita dari pemerintah kecamatan akan melaporkan hasil aksi damai hari ini kepada Bapak Bupati Tebo," jelas Sukiman.

Baca: Ini 3 Kasus yang Menjadi Sorotan Masyarakat dan Diselesaikan Kejari Muarojambi

Baca: Awal Tahun Sidak ke Sejumlah Kantor OPD, Wabup Tanjabtim Temukan Pegawai PHTT Curangi Absensi

Baca: Untuk Sementara, Rumah Sakit Ini Tidak Terima Pasien BPJS, Ini Penyebabnya

Sementara itu, Kapolsek Rimbo Bujang Iptu Rezka Anugras, S.IK saat dikonfirmasi menyebutkan, aksi damai yang dilakukan oleh warga Desa Perintis dengan TKP tujuh warem di Jalan 21 Perintis Rimbo Bujang berlangsung kondusif.

"Sebelumnya kita juga telah mengingatkan kepada warga yang melalukan aksi damai, agar tidak melakukan anarkis. Alhamdullilah masa masih mendengarkan dan menuruti nasehat petugas sehingga tidak ada satupun yang melakukan perusakan dan pelanggaran hukum lainnya," kata Kapolsek.(*)

Penulis: heri prihartono
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved