2018, Kejari Muarojambi Tangani 5 Kasus Dugaan Korupsi, 2 Kasus dalam Penyelidikan

“Yang sudah selesai itu ada tiga kasus, kemudian dua kasus sudah berjalan, jadi total ada lima kasus termasuk pakaian dinas,” ungkapnya.

2018, Kejari Muarojambi Tangani 5 Kasus Dugaan Korupsi, 2 Kasus dalam Penyelidikan
tribunjambi/syamsul bahri
Kasi Intel Kejari Muarojambi, Novan Harpanta, membagikan baju kepada pengendara, dalam memperingati Hari Anti Korupsi, Senin (10/12/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Sepanjang 2018, Kejaksaan Negeri Muarojambi, menanggani lima kasus tindak pidana korupsi. Hal ini disampaikan Kasi Intel Kejari Muarojambi, Novan Harpanta.

Menurut Novan, biasanya secara fisik dalam tindak pidana korupsi yang terjadi itu tidak sesuai dengan RAB. Ditambahkannya bahwa secara spesifik tipikor yang terjadi di Muarojambi adalah pemberian fee.

“Modusnya adalah gratifikasi, hanya variasi yang berbeda, cuma kalo inti korupsi itu menguntungkan diri sendiri dan korporasi,” sebut Novan, Senin (10/12/2018).

Baca: Peringati Hari Anti Korupsi, Kejari Muarojambi, Gelar Pengajian dan Bagi-bagi Baju

Baca: Dit Intelkam dan Dit Lantas Polda Jambi Dapat Anugerah Zona Integritas Menuju WBK/WBBM Tahun 2018

Dari lima kasus tipikor yang ditangani bilang Novan, tiga kasus sudah selesai atau mendapatkan kekuatan hukum tetap. Sedangkan dua kasus lagi saat ini sedang dalam penyelidikan.

“Yang sudah selesai itu ada tiga kasus, kemudian dua kasus sudah berjalan, jadi total ada lima kasus termasuk pakaian dinas,” ungkapnya.

Saat ditanya kasus korupsi mana yang paling menarik perhatian masyarakat selama ini. Novan mengatakan bahwa semua kasus korupsi adalah kasus luar biasa. Sehingga tidak dapat di klasifikasikan mana kasus yang menarik perhatian atau menjadi kasus paling besar.

Baca: Hati Artis Asri Welas Hancur Melihat Anaknya Diakui Orang Lain, Foto Diunggah Secara Tak Patut

Baca: Selain Perawan! Syarat Berat Jadi Istri TNI Sudah Dilewati 5 Artis ini, Sampai Sekarang pun Langgeng

Baca: Keganjilan di Resepsi Pernikahan Lindswell Kwok-Achmad Hulaefi, Dirasakan Artis Wanita Ini

“Korupsi itu jadi semuanya kasus luar biasa, jadi kita tidak tebang pilih, semuanya kita selesaikan,” terangnya.

Selain itu, dikatakan oleh Novan bahwa secara pantauan dari Intel Kejari Muarojambi terpantau bahwa semua kalangan sudah terkena virus korupsi.

“Untuk kalangan bisa di bilang semua kalangan tidak mencakup satu kalangan, korupsi ini sudah mewabah,” ucapnya.

“Upaya yang kita lakukan adalah langkah sosialisasi biasanya kita datang ke tingkat sekolah hingga pimpinan daerah, kadis atau orang-orang pemda, tiap tahun tetap berjalan,” sambungnya.(*)

Baca: Kopassus di Bawah Kompi Prabowo Pernah Menangkap Xanana Gusmao, Begini Kisahnya

Baca: Bek Liverpool Beri Selamat ke Marko Simic yang Bawa Persija Jakarta Kampiun Liga 1 Indonesia 2018

Penulis: syamsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved