Bayar BPJS ASN, Pemkab Muarojambi Keluarkan Rp 12,2 M

Setiap tahun Pemerintah Kabupaten Muarojambi mengeluarkan dana sebesar Rp 12,24 miliar.

Bayar BPJS ASN, Pemkab Muarojambi Keluarkan Rp 12,2 M
Tribunjambi/Samsul Bahri
Kepala Bidang Pembendaharaan, Kabupaten Muarojambi, Irvan Kurniawan. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Setiap tahun Pemerintah Kabupaten Muarojambi mengeluarkan dana sebesar Rp 12,24 miliar. Dana itu untuk pembayaran iuran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Muarojambi ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Muarojambi melalui Kepala Bidang Pembendaharaan, Irvan Kurniawan.

"Pembayarannya tidak langsung satu kali, melainkan per bulan. Untuk perbulan Rp 1,027 miliar. Hal ini berdasarkan realisasi gaji ASN tiap bulan,” terangnya.

Lebih lanjut Ia mengatakan bahwa iuran BPJS Kesehatan yang dibayarkan ASN diambil dari Iuran Wajib Pegawai (IWP) sebesar dua persen dan bantuan pemda sebesar 3 persen.

"Kualifikasinya ada kelas 1 dan kelas 2. Tidak ada yang VIV. Kalau mau VIV, mereka menambah dana sendiri. Kategori kelas 1 merupakan golongan III keatas. Termasuklah bupati. Aturannya demikian," ujarnya.

Baca: Ganjar Pranowo dan Rektor UGM Kunjungi Tribun Jambi, Bicara Soal Kagama hingga Legend Jambi

Baca: Ini Jadwal dan Pembagian Waktu Sesi Tes SKB CPNS Pemkab Muarojambi

Baca: Relaunching, Taman Wisata Air Kito Tambah Wahana Taman Burung

Baca: VIDEO: Sosok Alya Nurshabrina, Miss Indonesia 2018 yang Jadi Finalis Miss World 2018

Ditambahkan oleh Irvan bahwa iuran sebanyak Rp 12,24 miliar itu tidak termasuk premi tenaga harian lepas (THL) atau honorer. Hal ini diungkapkan memang tidak ada anggarannya untuk itu.

"Kalau ikut BPJS Kesehatan mereka (honorer) bayar sendiri. Ya, belum ada aturannya pemda menanggung iuran BPJS Kesehatan khusus honorer," jelasnya.

Selain itu, Irvan menambahkan bahwa Iuran ASN yang dibayarkan ke BPJS Kesehatan ini hanya untuk lima orang. Yaitu suami, istri, dan tiga anak, jika lebih dari maka akan di bayarkan secara mandiri.

Total PNS di lingkungan Pemkab Muarojambi ini sebanyak 5599 orang. Sedangkan untuk Iuran ASN yang dibayarkan ke BPJS Kesehatan dikatakan Irvan tiap bulan juga bisa bervariasi.

"Kadang ada ASN yang mutasi atau pindah. Otomatis premi yang bersangkutan tidak dibayarkan. Bisa juga faktor perceraian. Tapi, rata-rata kita bayar premi satu miliaran lebih," jelasnya.

Terkait dengan hal tersebut, beberapa ASN yang dikonfirmasi mengaku tidak khawatir bila dirinya maupun anggota keluarganya sakit karena biaya perobatan dan lainnya ditanggung pemda.

"Kami tidak memikirkan biaya lagi kalau sakit. Kemudian tidak pernah telat bayar iuran BPJS Kesehatan karena pembayarannya terkoodinir. Yang bayar BPKAD," kata Ani ASN Muarojambi.

Penulis: syamsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved