Penyelundupan Benih Lobster

Terungkap Alasan Kenapa Jambi Sangat Strategis Sebagai Jalur Penyelundupan Benih Lobster

Kepala BKIPM Jambi, Ade Samsudin menambahkan, pihaknya akan melakukan pelepasliaran terhadap ribuan benih

Terungkap Alasan Kenapa Jambi Sangat Strategis Sebagai Jalur Penyelundupan Benih Lobster
tribunjambi/rian aidilfi afriandi
Lebih kurang 60 ribu benih lobster jenis mutiara dan pasir diamankan tim gabungan dari Bareskrim Polri, Polda Jambi, Polresta Jambi dan BKIPM Jambi, dari Imam Santoso, warga Jalan Bintan, RT 29, Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung, Jumat (9/11/2018) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rian Aidilfi Afriandi.

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kepala BKIPM Jambi, Ade Samsudin menambahkan, pihaknya akan melakukan pelepasliaran terhadap ribuan benih lobster ini guna pelestarian habitatnya.

"Namun belum tau di mana lokasinya. Kita juga menunggu pihak Bareskrim dalam proses penyidikannya," kata Ade.

Ade mengatakan, posisi Provinsi Jambi sangat strategis untuk penyelundupan terhadap para mafia-mafia ini. Selain pihaknya tak bisa melakukan pengawasan 24 jam, para pelaku bisa menunggu waktu yang tepat untuk bergerak melalui jalur darat menuju jalur tikus.

"Mereka menunggu kita lengah. Mereka melalui jalur darat lalu ke laut. Ada yang ke Riau lalu ke luar negeri," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, lebih kurang 60 ribu benih lobster jenis mutiara dan pasir diamankan tim gabungan dari Bareskrim Polri, Polda Jambi, Polresta Jambi dan BKIPM Jambi, dari Imam Santoso, warga Jalan Bintan, RT 29, Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung, Jumat (9/11) sore.

Imam Santoso tidak ditahan sendiri. Dia diamankan bersama 8 orang lainnya, yakni Yanto, Heri, Iyus, Hendra, Angri, Tamar selaku karyawan. Lalu, Bokir sebagai sopir dan Kadek selaku petugas pembukuan.

Selain itu, barang bukti yang berhasil diamankan berupa 56.306 ekor benih lobster, 3 tabung oksigen besar, 3 tabung oksigen kecil, 1 kolam besar, 200 galon aqua 16 liter berisi air laut, 11 box serofom, 1 alat tembak oksigen, 1 buku, 3 kulkas, 2 pompa air dan 1 ac pendingin kolam.

Imam diduga memiliki jaringan internasional untuk menyelundupkan puluh ribuan benih lobster ini ke luar negeri. Diketahui, sindikat ini telah beberapa kali melakukan pengiriman ke Singapura. (*)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved