Kesehatan

Setelah Dikuret, Kapan Diperbolehkan Berhubungan Lagi?

Keguguran, kerap diibaratkan sama dengan melahirkan. Baik secara medis maupun kepercayaan ada yang menganggap sebagai masa nifas sehingga

Setelah Dikuret, Kapan Diperbolehkan Berhubungan Lagi?
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Keguguran, kerap diibaratkan sama dengan melahirkan. Baik secara medis maupun kepercayaan ada yang menganggap sebagai masa nifas sehingga rentang waktu untuk diperbolehkan berhubungan intim 40 hari.

Bagaimana secara medis, apakah organ seksual maupun rahim juga harus menunggu waktu 40 hari untuk dapat dibuahi kembali? Seorang netizen berusia 24 tahun mempertanyakan hal ini pada rubrik konsultasi online pada akun klikdokter.com yang diunggah kembali ke Facebook, Senin (16/7) pukul 22.00 WIB. Berikut pertanyaannya:

Baca: Ingin Sekali Menikah, Namun Usia Masih 17. Berisikokah Dok?

assalamualaikum dokter..dok berapa jarak boleh berhubungan lagi dg suami setlah proses currate?..wasalamualaikum..terimaksih

Dokter Anita Amalia Sari dari klikdokter.com berkesempatan memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut.

"Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter," ujarnya.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan saat ini. Berhubungan intim setelah kuretase, boleh dilakukan asalkan sudah tidak ada lagi darah yang keluar dari rahim.

"Pada umumnya darah sudah tidak keluar lagi setelah 1 minggu pasca kuretase. Anda dan suami boleh melakukan hubungan seksual, tetapi disarankan menggunakan alat kontrasepsi untuk menghindari terjadinya kehamilan saat kondisi dinding rahim belum siap," jelas dr. Anita.

Memang disarankan menunggu hingga lewat 3 siklus menstruasi atau sekitar 3 bulan setelah kuretase sebelum memulai program hamil lagi, untuk menunggu penyembuhan rahim seperti semula, serta supaya Anda siap secara fisik dan emosi untuk hamil lagi.

Baca: GALERI FOTO: Bayi 15 Bulan Bertarung Nyawa Setelah Didiagnosis Diserang Kanker Ovarium

Baca: Bagian Tubuh Ini Cerminan Usia Anda Sebenarnya

"Saat ini terkait dengan keluhan Anda, tidak perlu dikhawatirkan, jika memang Anda mengalami keterlambatan menstruasi nantinya kami sarankan Anda segera melakukan konsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Anita.

Jika memang dinyatakan hamil kembali Anda tidak perlu khawatir, yang terpenting adalah menjaga kehamilan Anda dengan rutin melakukan pemeriksaan Antenatal Care

Halaman
12
Penulis: fifi
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help