Kesehatan

Inilah 10 Virus Paling Mematikan dalam Sejarah Dunia. No 4 dan 7 Pernah Gegerkan Indonesia

Mewabahnya virus-virus tertentu yang sampai menelan korban jiwa telah menggempar dunia. Saat itu keingintahuan

Inilah 10 Virus Paling Mematikan dalam Sejarah Dunia. No 4 dan 7 Pernah Gegerkan Indonesia
(Sky News)
Sebanyak 13 warga India meninggal akibat virus Nipah. 

TRIBUNJAMBI.COM - Mewabahnya virus-virus tertentu yang sampai menelan korban jiwa beberapa kali telah menggempar dunia. Saat itu keingintahuan masyarakat tentang penyakit langka dan mematikan pun meningkat.

Mungkin Anda menganggap HIV-lah virus paling mematikan di dunia. Padahal virus cacar tak kalah mengerikan dan telah menewaskan hingga 500 juta jiwa penduduk dunia!

Baru-baru ini muncul lagi virus ebola, dan perhatian masyarakat dunia fokus ke sini. Berikut, dr. Astrid Wulan Kusumoastuti dari klikdokter.com mengulas 10 virus yang telah menewaskan banyak korban, bahkan disebut sebagai virus paling mematikan dalam sejarah dunia.

Baca: Keseringan Berhubungan Bikin Miss V Tak Lagi Elastis? Ini Jawaban dan Saran Dokter

Ulasan ini diunggah kembali oleh akun yang sama di Facebook, Sabtu (7/7) pukul 16.00 WIB. Berikut 10 virusnya:

1. SARS

Anda tentu masih ingat ramainya berita tahun 2003 dengan isu wabah SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome). Virus ini menyerang gangguan pernapasan dan disebabkan oleh virus coronavirus yang dipercaya berasal dari kelelawar.

Pada November 2002 hingga Juli 2004, wabah SARS di Cina selatan mencapai angka 8.096 kasus dengan 774 kasus pasien meninggal di seluruh dunia. Hal ini memicu WHO untuk mengeluarkan peringatan global wabah SARS pada Maret 2003, yang disusul dengan pembuatan rencana penanganan darurat oleh berbagai negara

Gejala awal SARS mirip seperti flu biasa, yakni demam tinggi hingga di atas 380 Celsius, pegal linu, lemas, batuk pilek, sakit tenggorokan, dan gejala lainnya. SARS dapat menyebabkan penumonia yang kemudian berujung kematian.

Hingga saat ini, belum ditemukan vaksin efektif untuk SARS. Cara yang dilakukan untuk mencegah penyebaran wabah ini adalah dengan mengisolasi dan mengarantina pasien yang terdiagnosa positif SARS dalam ruangan isolasi bertekanan negatif.

Penggunaan sarung tangan khusus, protokol cuci tangan, dan disinfeksi seluruh benda yang mungkin terpapar juga wajib dilakukan dalam kondisi wabah luar biasa.

Baca: 10 Cara Mudah Hindarkan Remaja dari Penyakit Jantung dan Stroke, No. 8 Mau Banget!

Baca: Beginilah Kehidupan Intim Para Penderita Diabetes, Menyedihkan

2. Rabies

Halaman
1234
Penulis: fifi
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved