Tahapan Pemilu

Heboh Biaya Mahal Tes Kesehatan Caleg, Ini Pengakuan Biaya dari Beberapa Calon

KPU tidak mempersulit bakal calon legislator dalam pengurusan dokumen kesehatan jasmani. Pihak KPU akan terima meski dari

Heboh Biaya Mahal Tes Kesehatan Caleg, Ini Pengakuan Biaya dari Beberapa Calon
Tribun Jambi/Wahyu Herliyanto
Tes kesehatan calon legistatif (caleg) di Kabupaten Sarolangun menggunakan tarif. Itu sesuai Perbub Nomor 32/2015. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - KPU tidak mempersulit bakal calon legislator dalam pengurusan dokumen kesehatan jasmani. Pihak KPU akan terima meski dari Puskesmas dan Rumah Sakit yang sudah tersertifikasi untuk menerbitkan surat keterangan bebas narkoba.

Memasuki tahapan pendaftaran calon legislatif yang dibuka sejak 4-17 Juli mendatang banyak pihak yang mengurus persyaratannya. Sebab, dipersyaratkan bagi calon legislator tersebut melengkapi dokumen bebas narkoba, kesehatan jasmani dan rohani, serta surat keterangan dari pengadilan, dan SKCK dari Kepolisian.

Baca: VIDEO: Pukul Proyektil Peluru dengan Palu, Letusan Terjadi di Ponpes Pemayung

Yatno, Komisioner KPU Kota Jambi ketika dikonfirmasi mengatakan untuk pengurusan dokumen tersebut pihaknya hanya memberikan petunjuk bahwa dokumen tersebut harus diterbitkan oleh instansi pemerintah. Seperti dokumen kesehatan jasmani dan rohani, mesti diterbitkan oleh pihak rumah sakit pemerintah.

“KPU hanya memberikan petunjuk bahwa yang mengeluarkan itu haruslah instansi yang berwenang dan milik pemerintah. Puskesmas pun boleh,” tegas Yatno, Jumat (6/7).

Ditambahkan Yatno, keterangan bebas narkoba juga bisa dikeluarkan oleh pihak rumah sakit. Tetapi rumah sakit tersebut dikatakannya memiliki sertifikat atau kelayakan untuk melakukan tes tersebut atau tidak.

“Soal tes narkoba boleh dari rumah sakit, kalau mereka memiliki sertifikat untuk mengeluarkan keterangan tersebut,” terang Yatno.

Baca: Berkas Tersangka Pungli K2 Disdik Sarolangun akan Dilimpahkan Senin Besok

Baca: Komunitas Youth Move Up - Bermula dari Instagram, Sekarang Miliki Ribuan Member

Sementara itu, Reza, salah seorang calon legislator yang berasal dari Kabupaten Tanjab Barat ketika di konfirmasi Tribun mengatakan bahwa dirinya baru menjalani tes kejiwaan. Minggu depan dirinya baru melakukan tes kesehatan di rumah sakit KH Daud Arif Kuala Tungkal dan tes bebas narkoba.

“Tes psikologis kemarin biayanya Rp250 ribu. Surat dari Pengadilan serta legalisir tidak ada biaya,” ungkap Reza.

Keterangan serupa disampaikan Joni Ismet, Calon Legislator dari Kota Jambi, bahwa dirinya ketika melakukan tes narkoba membayar Rp200 ribuan. Demikian juga ketika melakukan tes kejiwaan dikenakan biaya Rp200 ribuan. Sedangkan untuk surat keterangan berbadan sehat dibuatnya dari rumah sakit dengan biaya pendaftaran Rp20ribu, SKCK dikenakan biaya Rp30 ribu.

“Biaya di rumah sakit pemerintah itu kan tercantum pada Perda. Jadi mereka juga menerapkan biaya yang ada. Serta diberikan kwitansi,” ujar Joni Ismet.

Baca: Fun Walk Bersama BPR-BPRS Nasional, Serentak di Seluruh Indonesia. Di Jambi Berhadiah Motor

Baca: Paling Digandrungi Anak Muda, Berikut Fitur dan Harga Xiaomi Redmi Note 5 Series

Baca: Inilah 2 Gadget Paling Diminati di Jambi Saat Ini, Keduanya Jalankan Operasi Android Terbaru

Apa yang disampaikan Joni Ismet tersebut senada dengan yang disampaikan oleh Supriadi, calon legislator dari Batanghari. Dirinya melakukan pengambilan surat keterangan sehat jasmani dari RSUD Raden Mattaher Jambi dengan biaya pendaftaran Rp20ribu. Lalu mengikuti pemeriksakan kejiwaan di RSJ dengan biaya Rp210ribu.

“Untuk SKCK dan Keterangan tidak pernah di hukum di pengadilan tidak dipinta biaya,” ungkap Supriadi.

Penulis: dunan
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved