Kasus Pungli

Berkas Tersangka Pungli K2 Disdik Sarolangun akan Dilimpahkan Senin Besok

Berkas kasus tersangka pungli K2 Dinas Pendidikan Kabupaten Sarolangun tahun 2014, akan dilimpahkan Senin (9/7/18) mendatang

Berkas Tersangka Pungli K2 Disdik Sarolangun akan Dilimpahkan Senin Besok
tribunjambi/mahreza
Ilustrasi sidang. 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Mareza Sutan AJ

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Berkas kasus tersangka pungli K2 Dinas Pendidikan Kabupaten Sarolangun tahun 2014, akan dilimpahkan Senin (9/7/18) mendatang oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi.

"Berkasnya akan dilimpahkan ke Jambi, Senin (9/7/18) besok," kata Kasi Penyidikan Kejati Jambi, Imran Yusuf ketika dikonfirmasi, Jumat (6/7/18).

Baca: Komunitas Youth Move Up - Bermula dari Instagram, Sekarang Miliki Ribuan Member

Tidak hanya itu, jaksa juga akan menghadirkan 20 orang saksi selama persidangan tersangka kasus pungli tersebut.

"Saksi yang akan dihadirkan ada sekitar 20 saksi. Peserta dan penitia penerima CPNS," katanya.

Dari keteterangan tersangka, tambahnya, mengakui uangnya untuk kepentingan pribadi.

Saat disinggung terkait dengan dugaan keterlibatan pihak lain, Imran mengaskan hingga saat ini belum ditemukan adanya keterlibatan pihak lainnya.

"Hasil pengembangan, belum ada tersangka lain. Kita masih mencoba maksimalkan berkas perkara pokok. Nanti di persidangan akan dilihat hasilnya. Apakah ada keterlibatan pihak lain atau tidak," ujarnya.

Tim penyidik sendiri memberikan kesempatan kepada tersangka pungli tersebut untuk mengembalikan uang yang diambil dari para calon CPNS.

"Penyidik memberi luang kepada tersangka, untuk mengembalikan uang kepada para korban. Dari catatan, dia menerima Rp 700 juta sampai 1 miliar. Penerimaannya secara bertahap dan bergaransi Rp 20 juta," tungkasnya.

Baca: Fun Walk Bersama BPR-BPRS Nasional, Serentak di Seluruh Indonesia. Di Jambi Berhadiah Motor

Baca: Paling Digandrungi Anak Muda, Berikut Fitur dan Harga Xiaomi Redmi Note 5 Series

Untuk diketahui, pada saat kasus ini terjadi M Daud menjabat sebagai sebagai Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan kabupaten Sarolangun tahun 2014.

Dalam kasus ini, diketahui terdapat sedikitnya 17 korban dengan kerugian ratusan juta rupiah. Dari 17 korban tersebut, saat itu menyetor uang kepada M Daud dengan besaran bervariasi, mulai Rp 25 juta hingga Rp 70 juta.

M Daud menjanjikan kepada para korban akan diloloskan menjadi PNS pada penerimaan PNS khusus K2 kabupaten Sarolangun.

Baca: Inilah 2 Gadget Paling Diminati di Jambi Saat Ini, Keduanya Jalankan Operasi Android Terbaru

Baca: Tertangkap Tangan Bawa Narkoba 9.125 Gram, Husni Dituntut 20 Tahun Penjara Plus Denda

Baca: Hubungan Dokter dan Pasien Itu Bukan Menjanjikan Tapi Mengupayakan

Penulis: Mareza
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help