Sudah Angkat Tangan Tanda Menyerah, Kenapa Razan Najjar Tetap Ditembak Tentara Israel Hingga Tewas?

Dalam insiden itu, perawat berusia 21 tahun tersebut sedang mencoba membantu pengunjuk rasa yang terluka di perbatasan Gaza.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Twitter
Razan Najjar 

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang perawat Palestina dilaporkan tewas terbunuh sniper Israel.

Dalam insiden itu, perawat berusia 21 tahun tersebut sedang mencoba membantu pengunjuk rasa yang terluka di perbatasan Gaza.

Wanita muda berparas cantik tersebut segera bergegas ke area berbahaya untuk menolong korban terluka.

Baca: Cium Wanita Dihadapan Ribuan Orang, Presiden Filipina Tuai Kecaman Banyak Pihak

Perawat tersebut bernama Razan al Najjar.

Niat baik Najjar rupanya mengantarkannya pada maut.

Dari seberang pagar, sejumlah peluru meluncur dan tepat mengenai bagian dadanya.

Baca: Penjualan Mobil Meningkat Jelang Lebaran, Suzuki Promo DP dan Angsuran Murah Hingga Hadiah

Tak lama setelah kejadian ini, Najjar dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (1/6/2018).

Peristiwa menyedihkan yang menimpa Razan Najjar menarik perhatian seluruh penjuru dunia.

Padahal seperti dikutip Grid.ID dari Hukum Humaniter, terdapat sejumlah aturan yang membatasi hak dari pihak yang berperang.

Dalam Hukum Humaniter atau hukum perang, terdapat sejumlah aturan yang berlaku dalam sengketa bersenjata.

Salah satunya memberi perlindungan pada kesatuan-kesatuan kesehatan sipil.

Kesatuan kesehatan sipil meliputi anggota Dinas Kasehatan dan Dinas Keagamaan, serta mereka yang melakukan kegiatan-kegiatan kesehatan seperti penduduk Sipil dan Perhimpunan Palang Merah Nasional serta Perhimpunan bantuan lainnya.

Baca: Mau Tahu Peruntungan Kamu yang Lahir di Tanggal 1 Hingga 30 Bulan Juni? Berikut Jawabannya

Bahkan kesatuan-kesatuan kesehatan sipil tersebut harus diperbolehkan mengumpulkan dan merawat orang-orang luka, sakit dan korban karam, meskipun didaerah yang diserbu dan diduduki.

Mereka juga harus diizinkan mencari korban yang tewas serta melaporkan lokasinya.

Namun sebuah pemandangan berbeda terjadi pada Razan Najjar.

Halaman
1234
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved