Sudah Angkat Tangan Tanda Menyerah, Kenapa Razan Najjar Tetap Ditembak Tentara Israel Hingga Tewas?
Dalam insiden itu, perawat berusia 21 tahun tersebut sedang mencoba membantu pengunjuk rasa yang terluka di perbatasan Gaza.
Dikutip Grid.ID dari akun Twitter @JaneVoter mengunggah sebuah postingan pada 3 Juni 2018.
"Saat-saat terakhir #Razan_Najjar sebelum sniper #Israeli menembaknya dari belakang.
Foto-foto ini jelas menunjukkan Razan & rekan-rekannya mengangkat tangan mereka ketika mendekati seorang #Palestinian yang terluka di dekat pagar yang dibentengi.
Baca: FOTO: Sang Nenek Pamer Kemewahan Vila yang Diwariskan Ayu Ting Ting ke Bilqis, Wuih Isinya. . .
Razan tidak menimbulkan ancaman bagi para prajurit! Foto: @QudsNen
. @ chrislhayes
. @ ABC," tulis @JaneVoter dalam unggahannya.
Dalam sejumlah foto yang diunggah @JaneVoter Razan dan kawan-kawannya terlihat berada di sebuah tanah lapang.
Dalam salah satu foto, Razan terlihat mengangkat kedua tangannya.
Hal ini menimbulkan perdebatan publik, kenapa penembak jitu Israel tetap menembak Razan Najjar.
Dari sini, setidaknya ada 3 kemungkinan kenapa Razan Najjar bisa tewas tertembak.
1. Diduga tak sengaja
Dalam Hukum Humaniter jelas disebutkan bahwa Tim Medis tak bisa menjadi sasaran perang.
Baca: Melaju Makin Kencang, IHSG ke Level 6.088,79. Berikut Top Gainers dan Top Losers
Makan kemungkinan pertama Razan Najjar tewas tertembak adalah karena salah target, mengingat posisi Razan tak jauh dengan para demonstran di lapangan.
2. Diduga membawa benda berbahaya
Kehadiran Razan Najjar di tengah para demonstran diduga membawa suatu benda yang bisa membahayakan tentara Israel.
Karena hal itu, penembak jitu Israel berusaha untuk melumpuhkan Razan di medan perang.