Kasus Perampokan

DRAMATIS - Perampokan di Kasang, Kakak Selamatkan 2 Adik ke Luar. Lalu Kunci Ruko dari Luar

Wisnu, pemilik Rumah toko (Ruko) yang disatroni perampok Senin (14/5) pagi hingga saat ini belum membuat laporan ke Mapolsek Jambi Timur.

DRAMATIS - Perampokan di Kasang, Kakak Selamatkan 2 Adik ke Luar. Lalu Kunci Ruko dari Luar
Ilustrasi(SHUTTERSTOCK) 

Laporan Wartawan Tribun Jambi.com Deni Satria Budi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Wisnu, pemilik Rumah toko (Ruko) yang disatroni perampok Senin (14/5) pagi hingga saat ini belum membuat laporan ke Mapolsek Jambi Timur. Hal itu dikatakan Kapolsek Jambi Timur AKP Agung Pratama, kepada wartawan, Selasa (15/5).

Menurut Kapolsek, pascakejadian pihaknya telah menyarankan kepada korban untuk membuat laporan dan menginventarisir barang-barang yang hilang. Hanya saja kata Agung, pihaknya belum menerima laporan secara resmi dari korban.

Baca: Cek Endra Minta Pemberitaan Media yang Berimbang dan Aktual

"Kita sudah sarankan buat laporan. Tapi, hingga siang ini (kemarin,red) belum ada korban datang membuat laporan," jelas Agung Pratama, seraya mengatakan bahwa terkait pelaku, pihaknya masih mendalami perkaranya.

Sebelumnya, rumah toko (ruko) milik Wisnu, di Jalan Raden Pamuk, Nomor 11, RT 8 Kelurahan Kasang, Kecamatan Jambi Timur, Senin (14/5) sekitar pukul 05.00 WIB, disatroni perampok. Bahkan, Bintang, anak korban sempat diancam akan dibunuh pelaku.

Kapolsek Jambi Timur, mengatakan, tidak ada penyanderaan yang dilakukan pelaku. Tetapi, pelaku memang ada mengancam korban dengan pisau, untuk tidak berteriak. Awalnya kata Kapolsek, sekitar pukul 06.00 WIB, pelaku yang berjumlah empat orang, melalui pintu depan dengan merusak roling door. Saat anak korban bernama Bintang, keluar dari kamarnya di lantai tiga untuk mengambil kaos kaki, kepergoklah pelaku.

"Di rumah itu ada tiga orang anak. Waktu kepergok itulah, pelaku mengancam korban akan membunuhnya. Lalu, pelaku masuk ke kamar orangtua korban. Saat itulah, korban lari mengadu kepada kakaknya yang berada di dalam kamar. Oleh kakaknya, kedua adiknya dibawa ke bawah, dan langsung ke luar rumah dengan mengunci pelaku dari luar," jelas Kapolsek.

Baca: Pilkada Kerinci - Istri Cabup-Cawabup Kerinci Ini Masuk Daerah Pelosok Temui Warga

Baca: Komisi Penyuluh Tanjabtim Sarankan Evaluasi Kembali Kinerja Penyuluh Lapangan

Anggota yang mendapat laporan bilang Agung, langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP). Dan, langsung memeriksa rumah korban. Dari lantai pertama tempat korban berjualan, hingga lantai empat, anggota tidak menemukan keberadaan pelaku.

"Lantai pertama tempat berjualan dan barang-barang jualan korban. Lantai dua ruang keluarga, lantai tiga ada beberapa kamar, yaitu kamar korban dan kamar orangtua korban. Dan, lantai empat tempat ibadah korban. Semua disusuri, tidak ditemukan keberadaan pelaku. Tidak ada yang rusak di dalam rumah. Tapi, kamar orangtua korban sudah acak-acakan," papar Agung, kemarin.

Terkait kejadian ini kata Agung, pihaknya menyarankan kepada korban untuk menginventarisir barang-barang korban apakah ada yang hilang atau tidak. Karena, sejauh ini belum ditemukan barang-barang yang hilang.

Baca: Dipaksa Menikah, Gadis Ini Tikam Suami yang Coba Memperkosanya dengan Dibantu Sepupu

Baca: Kasus Suap Pengesahan APBD - Mangkir di Persidangan Sebelumnya, Ahui Dipanggil Lagi Sebagai Saksi

Baca: Banjir Promo dan Diskon Menjelang Ramadan di Jamtos, Baju Anak dan Muslim Paling Diburu

Penulis: budi
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help